Penerapan logika fuzzy dan SEM untuk mengukur kedalaman spiritual dosen, karyawan, dan mahasis

Any Tsalasatul Fitriyah

Abstract


Pengukuran kedalaman spiriual digunakan untuk mengetahui tingkat kedalaman spiritual seseorang. Untuk mengukur kedalaman spiritual diperlukan patokan atau ukuran yang sesuai. Penelitian ini dilakukan di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Kedalaman spiritual merupakan sesuatu yang kabur, oleh karena itu logika fuzzy dapat membantu untuk pengukuran kedalaman spiritual. Logika fuzzy yang digunakan dalam penelitian ini adalah Fuzzy Multi Atributte Desicion Making (FMADM) dengan metode TOPSIS. Dalam penelitian ini digunakan pula Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan antar variabel yang mempengaruhi kedalaman spiritual dosen, karyawan dan mahasiswa. Hasil perhitungan skor kedalaman spiritual menggunakan metode TOPSIS berupa skor yang berada pada selang interval antara 0 sampai 1. Metode TOPSIS ternyata dapat diterapkan untuk mengukur kedalaman spiritual dosen , karyawan, dan mahasiswa. Analisis hubungan antar variabel dengan SEM dari data dosen dan karyawan menunjukkan bahwa variabel Ibadah memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap variabel kedalaman spiritual dibandingkan variabel perilaku. Kesimpulan yang sama juga diperoleh berdasarkan analisa pada data mahasiswa

Keywords


Depth of Spiritual, FMADM, SEM, TOPSIS

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.18860/ca.v3i2.2576

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Editorial Office
Mathematics Department,
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jalan Gajayana 50 Malang, Jawa Timur, Indonesia 65144
Faximile (+62) 341 558933
e-mail: cauchy@uin-malang.ac.id

Creative Commons License
CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.