MENYINGKAP PERADABAN ISLAM KONTEMPORER DI ANAK BENUA INDIA

Mohammad Asrori

Abstract


Civilization and culture in the arm of the continent of India had undergone the rise and fall since the colonialism era until the independence day. It can be illustrated by the domination of political map which had existed since the arrival of foreign nation, especially England until they got their indepence. The condition of Indian society at that time was full of contradiction, religion coflicts, quarrelling, robbery, various race, certain group interest dominating, and etc. From this condition, it born many great islamic political figures like Syeh Ahmad Sirhindi, Shah Waliyullah and the next generation, Sayyid Ahmad Khan and the next generation, Indian Moslem League. Which finally made India and Pakistan Independence (1947 M) and Bangladesh’s (1971M). Next, these three countries, which are the same in term of historical country have also various dynamic and sophisticated improvement of Islam.

 

Peradaban dan budaya di benua India telah mengalami kenaikan dan penurunan sejak era penjajahan hingga hari kemerdekaan. Hal itu bisa diilustrasikan dalam dominasi peta politik yang sudah ada sejak kedatangan bangsa asing, terutama Inggris sampai mereka mendapat indepence mereka. Kondisi masyarakat India saat itu penuh dengan kontradiksi, pertentangan agama, pertengkaran, perampokan, berbagai ras, minat kelompok tertentu yang mendominasi, dan lain-lain. Dari kondisi ini, lahirlah banyak tokoh politik islam seperti Syeh Ahmad Sirhindi, Shah Waliyullah dan generasi berikutnya, Sayyid Ahmad Khan dan generasi berikutnya, Indian Muslim League. Yang akhirnya membuat Kemerdekaan India dan Pakistan (1947 M) dan Bangladesh (1971M). Selanjutnya, ketiga negara ini, yaitu
Hal yang sama dalam hal negara bersejarah juga memiliki berbagai pembaharuan Islam yang dinamis dan canggih.


Keywords


civilization;culture; politics; thought; moslems

Full Text:

PDF

References


Al Bahy, Muhammad, 1986. Pemikiran Islam Modren . Jakarta: Pustaka Panjimas.

Anwar, Rasihan. 1979. Ajaran dan Sejarah Islam Untuk Anda. Jakarta:PT.

Dunia Pustaka Jaya.

Engineer, Asghar Ali. 2000. Islam dan Teologi Pembebasan. Yogjakarta: Pustaka Pelajar Ofset.

Hamka. 1981. Sejarah Umat Islam III. Jakarta: Bulan Bintang.

Jamilah, Maryam.1993. Para Mujahid Agung. Bandung: Mizan.

Jamilah, Maryam, tt. Islam dan Modernisme. Terjemahan oleh A Jainuri dkk. Surabaya: Usaha Nasional.

Jamilah, Maryam, tt. Islam dan Orientalisme : Sebuah Kajian Analitik. Jakarta:

PT. Raja Grafindo Persada. Mufrodi, Ali. 1998. Metode Penelitian

Sejarah dan Kebudayaan dalam Makalah: Metode Penelitian Sejarah.

Surabaya

Nasution, Harun. 1992. Pembaharuan Dalam Islam: Sejarah Pemikiran dan Gerakan. Jakarta: Bulan Bintang.

Rahman, Fazlur. 2000. Gelombang Perubahan Dalam Islam: Studi tentang

Fundamentalisme Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Rahman, Fazlur. 1993. Metode dan Alternative Neomodernisme Islam. Bandung: Mizan.

Siradj, Said Agil. 1997. Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Hak-Hak Azasi

Manusia (HAM), dalam Makalah: ASWAJA dan HAM. Malang:

Gedung Uthman Mansur.

Stoddard, Lothrop. 1996. Dunia Baru Islam. Jakarta

Sudarsono, Munir. 1994. Aliran Modren Dalam Islam. Jakarta: Rineka Cipta.

Tim Ensiklopedi. 2000. Ensiklopedi Islam Juz I, 4, 5. Jakarta: PT. Ichtiar Baru




DOI: https://doi.org/10.18860/el.v0i0.438

Editorial Office:
Humas, Dokumentasi dan Publikasi (INFOPUB)
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Gedung Rectorate 4th floor
Jalan Gajayana No.50, Malang, Indonesia 65144
This work is licensed under a CC-BY-NC-SA.
el-Harakah, ISSN : 1858-4357 | e-ISSN : 2356-1734
Phone : +6282333435641
Fax : (0341) 572533
Email : elharakah@uin-malang.ac.id
elharakahjurnal@gmail.com
Website : http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang