TRAGEDI KEMATIAN TUHAN: Kajian atas Aforisme Nietzsche “Tuhan Telah Mati”

M. Anwar Firdausy

Abstract


The declaration of “God is dead” is the most memorable statement for people knowing Nietzsche. That declaration made him well-known around the world for centuries. It is no wonder that he then got people’s negative impression, for example “The God’s butcher” which is identical to atheism and other anti-religion communities. At a glance, Nietzsche is seen as the hater of God though wisely he deserved to be in the mid position between “religion and anti-religion” or “religious and secular”. The reason is that, The God he hates is The One being arbitrary and unfair. He wants others to be free from the fake promises of the world and search for the truth.

 

Proklamasi God is dead adalah pernyataan yang paling melekat dalam ingatan orang tentang sosok Nietzsche. Sabda itulah yang melambungkan dirinya hingga pada tingkat kesohoran melintasi ruang geografis dan waktu dalam hitungan abad. Tidak heran jika kemudian ia mendapatkan beragam stigma. Sebut saja julukan “Sang Penjagal Tuhan” yang diidentikkan dengan ateisme dan gerakan-gerakan anti agama. Sekilas Nietzsche terlihat seperti pembenci Tuhan meskipun secara bijak ia telah pantas berada pada posisi tengah di antara “agama dan anti agama”, “religius dan sekular”. Alasannya ialah Tuhan yang dia benci adalah Tuhan yang sewenang-wenang dan tidak adil. Ia ingin agar manusia bebas dari janji-janji palsu dunia dan mulai mencari kebenaran.


Keywords


atheism; Nietzsche; pluralism

Full Text:

PDF

References


Armstrong, Karen , 2001 A History of God: 4000-Year Quest of Judaism, Christianity and Islam, terj. Sadat Ismail, Nizam Press, Jakarta.

Bagus, Loren.2000 Kamus Filsafat, Gramedia, Jakarta .

.

Coward, Harold, 1985. Pluralism, Challenge to World Religions. Orbits Books, New York.

Copleston, Frederick SJ. 1963, A History of Philosophy, Vol. VII Fichte to Nietzsche, Search Press, London.

Dagun, Save M, 1990. Filsafat Eksistensialisme, Rineka Cipta, Jakarta.

Haryatamoko, Genealogi Moral: Pembongkaran Agama dan Aspek Destruktifnya (makalah diPPS IAIN Kalijaga)

Keiser, Benhaerd. 2000 Beragama di Saat Krisis, dalam BASIS, No. 11-12 Tahun ke -49.

Magnis -Suseno, Franz , 1997. 13 Tokoh Etika: sejak zaman Yunani sampai abad ke 19, Kanisius, Yogyakarta.

Molina, Fernando, 1963. Eksistensialism as Philosophy, New Jersey, Prentice Hall.

Nietszche, Friedrich , 2000 Thus Spoke Zarathustra (1883), terj. Sudarmaji & A. Santosa, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Nietzsche , 2000 Twilight of The Idols and The Anti Christ,Penguin 1968, Ter. Hatono Hadikusumo, Bentang, Yogyakarta.

Noor, Kautsar Azhari. 1998 Tuhan Yang diciptakan dan Tuhan Yang Sebenarnya, dalam Jurnal Pemikiran Islam PARAMADINA, Jakarta, Vol. I, No. 1

Nietzsche, Ecce Homo, How One Becomes What One Is, Penguin Group, 2000, terj. Intan Naomi, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Rahmat, Jalaluddin., 2001 Ateisme Dalam Masyarakat Modem, pengantar dalam O. Hashem, Agama Marxis: Asal-usul Ateisme dan Penolakan Kapitalisme, Nuansa, Bandung .

Russell, Bertrand. , 2001History of Western Philosophy, Second Edition, Alden Press, Oxford, 1961.

St. Sunardi, 1996 Nietzsche, LkiS, Yogyakarta

Sindhunata, 2000 Kritik Humanisme-ateis, dalam BASIS No. 11 -12 Tahun ke -49 .

Weij, VanDer, Grote Filosofen Over de Mens, Ter. K. Bertens, Kanisius, Yogyakarta, 2000.




DOI: http://dx.doi.org/10.18860/el.v6i2.4670

Member of :

CrossRef

Indexed by :

DOAJ SINTA Moraref Portal Garuda Google Scholar JTOCS OAJI ISSUU Indonesia One Search


Editorial Office:

Kantor Humas, Dokumentasi dan Publikasi (INFOPUB)
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Gedung Rektorat Lt.4
Jalan Gajayana No.50, Malang 65144
Mobile. 081234015222, Faks. (0341) 572533
email: humas@uin-malang.ac.id 
Website: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub/index
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang


Creative Commons License
This work is licensed under a CC-BY-NC-SA.
© All rights reserved 2015. el Harakah, ISSN : 1858-4357 | e-ISSN : 2356-1734