العلة النحوية (دراسة وصفية عن آراء النحاة في العلل النحوية)

Muasshomah Wibisono

Abstract


Manusia sejak kecil sudah mempunyai naluri untuk selalu ingin tahu apa yang ada dan yang terjadi di sekelilingnya. Keingintahuannya itu selalu di ungkapkan dengan pertanyaan-pertanyaan tentang sebab-sebab terjadinya sesuatu kepada orang yang lebih tahu. Untuk bisa berkomunikasi dengan manusia yang lain, manusia memerlukan bahasa sebagai alat komunikasi dengan manusia yang lain. Setiap bangsa, setiap komunitas memiliki bahasa yang berbeda, tata bahasanya juga berbeda. Demikian juga dengan bahasa Arab yang memiliki struktur bahasa yang sama sekali tidak dimiliki oleh bahasa-bahasa lain di dunia, seperti  qaidah nahwiyah, qaidah sharfiyah, balaghah, dan lain-lain. Dalam qaidah nahwiyah ada yang namanya i’rab rafa’, I’rab nashab, I’rab jer, I’rab jazm, semua I’rab ada sebab-sebabnya atau kapan kata itu harus rafa’? dan apa yang merafa’kannya? Dan seterusnya. Sebab-sebab inilah yang dinamakan dengan illat nahwiyah, menurut az-Zujaji illat terbagi menjadi tiga, yaitu; ta’limiyyah, qiyasiyyah dan jadaliyyah nadlariyyah.   

Kata kunci: Ilmu alat; Nahu

Keywords


Ilmu alat; Nahu

Full Text:

PDF PS

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Alamat Redaksi:

Gedung PPs UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Jl. Gajajayana No 50 Malang
Telp. dan Fax. (0341) 577033
email:jurnal_lisaniyat@yahoo.com

ISSN: 2086-5422