WASIAT: SOLUSI ALTERNATIF DARI PEMBAGIAN WARISAN YANG TIDAK ADIL?

Zaenul Mahmudi

Abstract


This article aims at conducting washiyyah institution as an alternative for distribution of inheritance as the verses of inheritance in Qur’an using the word washiyyah. It means that  washiyyah  has  important  position  in  the  distribution  of  inheritance  beside  wârits institution. It is important for Muslim to use washiyyah institution replacing wârits one in the distribution of inheritance when he sees that the shares the Islamic law of inheritance system issues defy aginst principle of justice, the ultimate principle of Islamic teachings. Washiyyah institution consisting of specific justice for specific family is to be preferred than wârits institution consisting general one for general Muslim ummah.

Artikel  ini  bertujuan  untuk  mengkaji  lembaga  washiyyah  sebagai  alternatif  pembagian kewarisan sebagaimana terminologi washiyyah dalam ayat-ayat Qur’an. Ini berarti bahwa washiyyah mempunyai posisi penting dalam pembagian warisan disamping lembaga wârits itu  sendiri.   Adalah  penting  untuk  seorang  Muslim  menggunakan  lembaga  washiyyah menggantikan  wârits  dalam  pembagian  kewarisan  ketika  dia  melihat  bahwa  persoalan system  pembagian  wârits  hukum  Islam  bertentangan  dengan  prinsip  keadilan,  sebagai prinsip  pokok  dalam  ajaran  Islam.  Lembaga  washiyyah  memuat  keadilan  khusus  bagi keluarga tertentu yang perlu diprioritaskan dari pada lembaga wârits yang berlaku secara umum bagi umat muslim.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.18860/j-fsh.v5i2.3002

De Jure: Jurnal Hukum dan Syariah was Indexed by:

 

 

    

 

 

 

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 2.0 Generic

ISSN (Print) : 2085-1618

ISSN (Online) : 2528-1658