BIOETIKA DALAM PERSPEKTIF ISLAM SEBAGAI PENGAWAL PERKEMBANGAN BIOLOGI MODERN

Eko Budi Minarno

Abstract


Modern biology has been developing so rapidly that the field can amazingly provides great benefits for human beings’ prosperous life either at present or in the future.  It may, however, influence the ethical aspects negatively due to reductionism. Therefore, bioethics is highly required to control the devastating growth of modern biology and drive it toward persistent commitment upon human benefits (maslahah). This paper suggests that Bioethics–based learning be implemented in any educational level to develop the students’ critical thinking. Such learning might be put into practice by promoting the ethical decision-making method integrated with religious (Islamic) perspective. The integration would result in the students’ considering the six principles of Islamic bioethics in any modern biology studies so that the students can precisely predict the beneficial or dangerous consequences of their scientific activities.


Keywords


bioethics; modern biology; reductionism; maslahah

Full Text:

PDF

References


Bertens, K. dkk. 1990. Bioetika Refleksi Atas Masalah Etika Biomedis. Jakarta: Gramedia.

Bertens, K. 2005. Bioetika dan Globalisasinya. (http://www.kompas.co.id/kompacetak/0504/06/Bentara/1661650.htm diakses 28 November 2005.

Corebima, D. 1999. Proses dan Hasil Pembelajaran MIPA di SD, SLTP dan SMU: Perkembangan Penalaran Siswa Tidak Dikelola Secara Terencana (Studi Kasus di Malang, Yogyakarta, dan Bandung). Makalah disajikan dalam Seminar on Quality Improvement of Mathematics and Science Education in Indonesia, Bandung, 11 Agustus.

Djati, M.S. 2003. Diskursus Teknologi Embryonic Stem Cells dan Kloning dari Dimensi Bioetika dan Relegiositas (Kajian Filosofis dari Pengalaman Empirik). Jurnal Universitas Paramadina, 3 (1).

Ebrahim, A.F.M., 2001. Kloning, Eutanasia, Transfusi Darah, Transplantasi Organ, dan Eksperimen Pada Hewan Telaah Fikih dan Bioetika Islam. Terjemahan oleh Mujiburohman. 2004. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.

Fullick, P. & Mary, R. 1996. Teaching Ethical Aspects of Science. Hampshire: Hobbs The Printers Limited.

Hasan, A.M. 2001. Pentingnya Pengajaran Etika Biologi (Bioetika) dalam Menghadapi Abad Pengetahuan. Jurnal Pendidikan Nilai Universitas Negeri Malang. 8 (1).

Jenie, U.A. 1997. Perkembangan Bioteknologi dan Masalah-Masalah Bioetika yang Muncul. Makalah disampaikan dalam Temu Ilmiah Regional Hasil Penelitian Biologi dan Pendidikan Biologi/IPA di IKIP Surabaya, Surabaya: 4 Januari 1997.

Johansen, C.K and Harris, D.E. 2000. Teaching the Ethics of Biology. The American Biology Teacher, 62 (5): 352-358.

Liliasari. 2001. Model Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Calon Guru sebagai Kecenderungan Baru pada Era Globalisasi. Jurnal Pengajaran MIPA, 2 (1): 55-65.

Margono, D. 2003. Analisis Kemampuan Berpikir Moral terhadap Tes Dilema Bioetika pada Siswa SMU Jember. Teknobel, 4 (1) : 9-14.

Mustofa, A. 2009. Heboh Spare Part Manusia. Surabaya: PADMA Press.

Nor, S. N. M. 1999. New Reproductive Biotechnology, Values and Society. Eubios Journal of Asian and International Bioethics (EJAIB) 9, 166-9 : 1-7.

Santosa, H. 2000. Landasan Etis bagi Perkembangan Teknologi. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Shannon, T.A. 1995. Pengantar Bioetika. Terjemahan oleh K. Bertens. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sumitro, S. B. 2002. Biologi Modern, Sebuah Paradigma Cara Memandang Alam dan Sistem Kehidupan.

Suseno, F.M. 1987. Etika Dasar. Yogyakarta: Kanisius.

Sutiah. 2003. Metode Pembelajaran Akidah Akhlak dengan Pendekatan Perkembangan Kognitif. Jurnal El-Hikmah, 1 (1): 25-49.




DOI: https://doi.org/10.18860/ua.v0i0.2408

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Tools:
 
 
 
 

All publication by Ulul Albab: Jurnal Studi Islam are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)

Ulul Albab: Jurnal Studi Islam, P-ISSN : 1858-4349, E-ISSN : 2442-5249