PENDIDIKAN PEACE BUILDING DI PESANTREN: SEBUAH UPAYA MENCEGAH RADIKALISASI

Laily Fitriani

Abstract


Pondok pesantren menerapkan prinsip tasamuh (toleran), tawasuth wal i’tidal (sederhana), tawazun (penuh pertimbangan) dan ukhuwah (persaudaraan). Peran pesantren sangat strategis dalam mentransformasikan budaya damai melalui pendidikan peace building. Fenomena radikalisme yang berujung pada aksi kekerasan kemungkinan di tahun-tahun mendatang akan terus menjadi ancaman sekaligus tantangan toleransi agama-agama di Indonesia. Karenanya, menghadirkan pemahaman keagamaan anti kekerasan dengan segenap nilai-nilai kearifan pendidikan kepesantrenan barangkali sebuah upaya untuk membangun kesadaran normatif teologis dan juga kesadaran sosial, dimana kita hidup di tengah masyarakat yang plural dari segi agama, budaya, etnis, dan berbagai keragaman sosial lainnya


Keywords


Pondok Pesantren, Radikalisme.

Full Text:

PDF

References


Bahri, Syamsul. 2004. Islam dan Wacana Radikalisme Agama Kontemporer. Jurnal Dinika. Volume 3. Nomor 1.

Bahri. 2010. Peranan Pesantren Dalam Mengembankan Budaya Damai. Dalam Hanafi, Mukhlis. Konsep Wasathiyah Dalam Islam. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan. Kementerian Agama RI.

Bahri. 2010. Peranan Pesantren Dalam mengembangkan Budaya Damai. Dalam Madjid, Abdul. Memahami Agama Damai Dunia Pesantren. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan. Kementerian Agama RI.

Bahri. 2010. Peranan Pesantren Dalam Mengembangkan Budaya Damai. Dalam Syawaluddin.Peranan Pengasuh Pondok Pesantren Dalam Mengembangkan Budaya Damai Di Provinsi Gorontalo. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan. Kementerian Agama RI.

Haidar, M. Ali. 2006. Diversifikasi Peran Kiai Sebagai Pendidik Di Pesantren. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan. Volume 4. Nomor 3.

M. Nuh, Nuhrison. 2010. Peranan Pesantren Dalam Mengembangkan Budaya Damai. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama. Jakarta: Maloho Jaya Abadi Press.

Nasution, Harun. 1995. Islam Rasional. Bandung: Mizan.

Sholeh, Badrus. 2007. Budaya Damai Komunitas Pesantren, Antara Konflik dan Perdamaian. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.

TM, Fuaduddin. 2007. Diversifikasi Pendidikan Pesantren: Tantangan dan Solusi. Jurnal Edukasi. Volume 5. Nomor 4. Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Depag RI.

Wahid, Abdul, dkk. 2004. Kejahatan Terorisme Prespektif Agama, HAM dan Hukum. Bandung: PT. Refika Aditama.

Yakin, Haqqul. 2009. Agama dan Kekerasan Dalam Transisi Demokrasi di Indonesia. Yogyakarta: eLSAQ Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.18860/ua.v16i1.3011

Refbacks

  • There are currently no refbacks.