PENGEMBANGAN MODEL KOMUNIKASI EDUKATIF REINVENTING SUBSCONCIOUS MIND (RESMI) UNTUK MADRASAH IBTIDAIYAH

Andi Prastowo

Abstract


The effort to develop communicative competence of Madrasah Ibtidaiyah teachers in Indonesia is still low. It is shown from various upgrading programs for teacher’s professionalism and quality which rarely touch communicative competence aspect. However, government regulation on academic qualification standard and teacher competence stated that communicative competence becomes the bases of pedagogic, social, and professional competences, except personality competence. In addition, in teacher training institute the course on learning communication is not always given. While communication play an important role for effective learning process. This article presents the research of development of Fikih learning communications model in Madrasah Ibtidaiyah namely reinventing subconscious mind (RESMI). The result shows that its implementation improves the familiarity between teachers and pupils, learning enthusiasm, ability to memorize materials, and improve learning achievement.

Keywords


learning communication; madrasah ibtidaiyah; subconscious mind

Full Text:

PDF

References


Ali, Mohammad. 2009. Pendidikan untuk Pembangunan Nasional. Bandung: Imperial Bhakti Utama.

Arends, Richard I. 2013. Belajar untuk Mengajar, terj. Made Frida Yulia, Jakarta: Salemba Humanika.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Rasional Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.

Bergin, C., and D. Bergin. 2009. Attachment in the Classroom. Educational Psychology Review. Vol. 38, No.2: 141-170.

Davis. 2013. Conceptualizing the Role and Influence of Student Teacher Relationships on Children’s Social and Cognitive Development. Educational Psychologist. Vol. 38, No.4: 207-234.

Fajar, Ahmad Malik. 1999. Madrasah dan Tantangan Modernitas. Cet. II, Bandung: Mizan.

Thoha, Chabib, Saifuddin Zuhri, dan Syamsuddin Yahya. 2004. Pendekatan Keberagamaan dalam Pemilihan Metode Pengajaran Pendidikan Agama Islam dalam Metodologi Pengajaran Agama. Cet. II, Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Bekejasama dengan Pustaka Pelajar.

Hakim, Andri. 2010. Hypnosis in Teaching: Cara Dahsyat Mendidik dan Mengaja. Cet.II, Jakarta: Transmedia Pustaka.

Hunter, Roy C. 2011. Seni Hipnosis: Penguasaan Teknik-Teknik Dasar. Jakarta: Indeks.

Iriantara, Yosal, dan Usep Syaripudin. 2013. Komunikasi Pendidikan. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Iriantara, Yosal. 2014. Komunikasi Pembelajaran: Interaksi Komunikatif dan Edukatif di dalam Kelas. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Jensen, Eric. 2011. Pembelajaran Berbasis-Otak. Edisi Kedua, terj. Benyamin Molan, Jakarta: Indeks.

Jensen, Eric. 2010. Guru Super dan Super Teaching, terj. Benyamin Molan, Jakarta: Indeks.

Kountur, Ronny. 2004. Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi dan Tesis. Jakarta: PPM.

Maarif, Zainul. 2015. Retorika: Metode Komunikasi Publik. Jakarta: Rajawali Pers.

Marwah, Isngadi. 2012. “Aina Islamul An ?” dalam Swara Muhammadiyah No. 4 Tahun Ke-97 Tanggal 16-29 Februari.

McKenna, Paul. 2014. The Ultimate Introduction to NLP, terj. Ambiya Pietoyo dan Jimbonx. Jakarta: Pengembang Lintas Pengetahuan.

Moleong, Lexy J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi, Cet. XXII, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nata, Abuddin. 2014. Perspektif Islam tentang Strategi Pembelajaran. Cet.III, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Pianta, R.C., S.L. Nimetz, dan E. Bennet. 1997. Motherchild Reationships, Teacher-Child Relationships, and School Outcomes in Preschool and Kindergarten. Early Childhood Research Quarterly. Vol. 12 No. 3: 263- 280.

Prastowo, Andi. 2014. Metode Penelitian Kualilatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Cet. III, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Prastowo, Andi. 2015. Pembelajaran Konstruktivistik-Scientific untuk Pendidikan Agama di Sekolah/Madrasah: Teori, Aplikasi, dan Riset Terkait. Jakarta: Rajawali Pers.

Prawiradilaga, Dewi Salma. 2009. Prinsip Desain Pembelajaran (Instructional Design Principles). Cet. III, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sanjaya, Wina. 2012. Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sardiman. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar. Cet. XXII, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Slameto. 2013. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Cet. VI, Jakarta: Rinea Cipta.

Sousa, David A. 2012. Bagaimana Otak Belajar. Edisi Keempat, terj. Siti Mahyuni, Jakarta: Indeks.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Cet. XI, Bandung: Alfabeta.

Suprayogo, Imam. 2007. Quo Vadis Madrasah Pengajaran Iman Menuju Madrasah Impian. Yogyakarta: Hikayat.

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Wang, M.C., G.D. Hartel, and H.J. Walberg. 1994. “Educational Resilience in Inner Cities” dalam M.C. Wang & E. Gordon (Eds.), Educational Resilience in Inner-City America: Challenges and Prospects, Hilldale, NJ: Erlbaum.

Yuliawan, Teddy Prasetya. 2010. NLP: The Art of Enjoying Life. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Zamroni. 2011. Dinamika Peningkatan Mutu. Yogyakarta: Galvin Kalam Utama.

http://neonlp.org. Tim Neo NLP Society, Student Manual Neo NLP Practitioner Certification. Diakses 12/2/2015.




DOI: https://doi.org/10.18860/ua.v17i2.3402

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Tools:
 
 
 
 

All publication by Ulul Albab: Jurnal Studi Islam are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)

Ulul Albab: Jurnal Studi Islam, P-ISSN : 1858-4349, E-ISSN : 2442-5249