MEDIASI PENAL PERSPEKTIF HUKUM PIDANA ISLAM

Moch. Choirul Rizal

Abstract


This conceptual study is to review two things. First, the penal mediation concept in perspective of Islamic criminal law. By outlining penal mediation as an alternative to the settlement of a criminal case out of court through a voluntary agreement between the victim and the perpetrator, then, at least, it is in accord with the concept of qishash-diyat and its punishment. Second, the contribution of the core idea of mediation penal in perspective of Islamic criminal law is for criminal law reform in Indonesia. In a review of these studies, the core idea of mediation penal in Islamic criminal law perspective fulfills the philosophical, juridical, and sociological aspects, so that the criminal law reform led to the strengthening and optimizing the penal mediation as an alternative to the settlement of the criminal case. The core ideas are: (1) the existence of penal mediation is necessary to set up first by legislation in Indonesia; (2) not all criminal offenses can be resolved through mediation penal; (3) there is no element of coercion on the involvement of both parties in conducting penal mediation; (4) the compensation agreed upon by the perpetrator and the victim or him/her family shall be given directly to victims or their families and not to the state; and (5) the completion of the criminal case by optimizing the penal mediation can abolish punishment for the perpetrators.


Keywords


Islamic criminal law; penal mediation

Full Text:

PDF

References


Audah, Abdul Qadir. Tanpa Tahun. At Tasyri’ al Jina’iy al Islamy. Beirut: Dar al Kitab al ‘Araby.

Al Mawardi, Imam. 1973. Al Ahkam al Sulthaniyah. Mesir: Mushthafa al Baby al Halaby.

Angkasa. 2010. Overcapacity Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, Faktor Penyebab, Implikasi Negatif, serta Solusi dalam Upaya Optimalisasi Pembinaan Narapidana. Dinamika Hukum. Vol. 10, No. 3: 213-221.

Asshiddiqie, Jimly. 1995. Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia: Studi tentang Bentuk-Bentuk Pidana dalam Tradisi Hukum Fiqh dan Relevansinya bagi Usaha Pembaharuan KUHP Nasional. Bandung: Angkasa.

Arief, Barda Nawawi. 2007. Mediasi Penal dalam Penyelesaian Sengketa di Luar Pengadilan. Makalah disajikan dalam Seminar Nasional Pertanggungjawaban Korporasi dalam Konteks Good Corporate Governance. Jakarta. 27 Maret 2007.

BPHN (Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia). 2014. Perencanaan Pembangunan Hukum Nasional 2015-2019. Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

Daradono, Donny. 2007. Uang, Ideologi, Jabatan dalam Mafia Peradilan, Reduksi terhadap The Political. Renai: Jurnal Kajian Politik Lokal dan Studi Humaniora. Tahun VII Nomor 2.

Hakim, Rahmat. 2000. Hukum Pidana Islam (Fiqih Jinayah). Bandung: Pustaka Setia.

Hanafi, Ahmad. 1990. Asas-Asas Hukum Pidana Islam. Jakarta: Bulan Bintang.

Indah, Maya. Refleksi Sosial atas Kelemahan Hukum Modern; Suatu Diseminasi Hukum Tradisional dalam Citra Hukum Indonesia. Masalah-Masalah Hukum. Vol. 103, No. 37.

Khallaf, Abdul Wahab. 1977. Ilmu Ushul Fikih: Kaidah Hukum Islam. Terjemahan oleh Faiz el Muttaqin. 2003. Jakarta: Pustaka Amani.

Kholiq, Abdul. 2002. Prospek Hukum Pidana Islam dalam Memberikan Kontribusi bagi Penyusunan RUU KUHP Indonesia. Logika. Vol. 7, No. 8: 66-94.

Lasmadi, Sahuri. 2011. Mediasi Penal dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Inovatif. Vol. 4, No. 5: 1-10.

Mardiah, Ainal; Mohd. Din; Riza Nizarli. 2012. Mediasi Penal sebagai Alternatif Model Keadilan Restoratif dalam Pengadilan Anak. Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 1, No. 1: 1-17.

Marzuki. 2011. Prospek Pemberlakuan Hukum Pidana Islam di Indonesia. https:// marzukiwafi.wordpress.com/2011/02/08/prospek-pemberlakuan-hukumpidana-islam-di-indonesia/. (1 Februari 2017).

Muslich, Ahmad Wardi. 2004. Pengantar dan Asas Hukum Pidana Islam (Fikih Jinayah). Jakarta: Sinar Grafika.

Raharjo, Agus. 2008. Mediasi sebagai Basis dalam Penyelesaian Perkara Pidana. Mimbar Hukum. Vol. 20, No. 1: 91-109.

Rizal, Moch. Choirul. 2016. Kebijakan Kriminalisasi Mengkonsumsi Minuman Beralkohol dalam Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Minuman Beralkohol (Tesis). Bangkalan: Program Pascasarjana Universitas Trunojoyo Madura.

Rizal, Moch. Choirul. 11 Mei 2016. Mengoptimalkan Mediasi Penal. Suara Madura: 7.

Rozah, Umi. 2012. Konstruksi Politik Hukum Mediasi Penal sebagai Alternatif Penyelesaian Perkara Pidana. Dalam Agustinus Pohan (Ed), Hukum Pidana dalam Perspektif (hlm 299-333). Denpasar: Pustaka Larasan.

Saleh, Roeslan. 1983. Suatu Reorientasi dalam Hukum Pidana. Jakarta: Aksara Baru.

Syaltut, Mahmud. 1966. Al Islam ‘Aqidah wa Syari’ah. Dar al Qalam.

Widodo, J. Pajar. 2012. Reformasi Sistem Peradilan Pidana dalam Rangka Penanggulangan Mafia Peradilan. Dinamika Hukum. Vol. 12, No. 1: 108-120.




DOI: http://dx.doi.org/10.18860/ua.v18i1.4098

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Editorial Office:
Kantor Informasi dan Publikasi
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Gedung Rektorat Lt.4
Jalan Gajayana No. 50, Malang 65144
Faks. (0341) 572533
Email: jurnalululalbab@gmail.com


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.