ANALISIS WACANA KRITIS TERHADAP FATWA BAHTSUL MASA’IL TENTANG PEREMPUAN

Ita Musarrofa

Abstract


This article examines the fatwa of Bahtsul Masa’il on women using Critical Discourse Analysis. Two matters of research problem is how Bahtsul Masa’il fatwa on women and how the Critical Discourse Analysis of the fatwa Bahtsul Masa’il about women. There are twelve fatwa on women decided by Bahtsul Masa’il forum, seven of which talk about the role of women in the public world. They were analyzed using Critical Discourse Analysis framework involving three levels of analysis, namely text, social cognition and context. Texts of Bahtsul Masa’il decision on women represent women as being vulnerable to libel and can bring slander. Women are also represented as weak creatures who need supervision and protection of men. Fatwa text that is bias arises from the procedure of making fatwa which highly favor the yellow book. While the yellow book itself tends to put women in the private sphere and look down on women. In addition, the frame of the community producing Bahtsul Masa’il fatwa (religious leader and religius students) are also the result of the internalization of norms and values of yellow book as the idol at the pesantren. In context level, the fatwa which tends to give a negative identity toward women is born out of the context of the patriarchal society.


Keywords


critical discourse analysis; Bahtsul Masa’il; fatwa

Full Text:

PDF

References


Adian, Donny Gahral. 2002. Menabur Kuasa, Menuai Wacana. Basis. No. 01-02, tahun ke 51, Januari-Februari.

Bourdieu, Pierre. 1977. Outline of a Theory of Practice. London: Cambridge University.

Eriyanto. 2005. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media, cet. 4. Yogyakarta: LKiS.

Faqih, Mansour. 1999. Analisis Gender dan Transformasi Sosial, cet. 4. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Foucault, Michel. 1971. Archeology of The Human Science. New York: Pantheon Books.

Foucault, Michel. 1977. Power/Knowledge. New York: Pantheon Book.

Foucault, Michel. 1979. Discipline and Punish: The Birth of the Prison. New York: Vintage.

Handayani, Trisakti dan Sugiharto. 2002. Konsep dan Teknik Penelitian Gender. Malang: Penerbit Universitas Muhammadiyah Malang.

Haryatmoko. 2012. Habitus dan Kapital dalam Strategi Kekuasaan, Teori Strukturasi Pierre Bourdieu dengan Orientasi Budaya. Makalah tidak diterbitkan yang dipresentasikan dalam rangkaian pelatihan analisis sosial budaya Unit Kebudayaan Jawa Timur (UK2JT) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga Surabaya tanggal 04 April 2012.

Haryatmoko. 2010. Kekuasaan-Pengetahuan sebagai Rezim Wacana, Sejarah Seksualitas: Sejarah Pewacanaan Seks dan Kekuasaan Menurut Foucault. Makalah Seri Kuliah Umum “Tentang Seksualitas”, diterbitkan di www.salihara.org. diakses tanggal 20 Agustus 2012.

Hasana, Diniatun. 2012. Wanita Sebagai Pejabat Publik dalam Perspektif Hukum Islam: Studi Putusan Majlis Tarjih Muhammadiyah dan Bahtsul Masail NU [Skripsi]. Pekalongan: STAIN Pekalongan.

Hooker, M. B.. 2003. Islam Mazhab Indonesia, Fatwa-Fatwa dan Perubahan Sosial, terj. Iding Rosyidin Hasan, cet. 2. Jakarta: Teraju.

https://pplq.wordpress.com/2012/03/05/890/ diakses tanggal 22 Agustus 2016

Jamal, Ma’mur. 2015. Hegemoni dan Counter Hagemony Otoritas Tradisional: Studi Pemikiran Gender Ulama NU di Kecamatan Trankil Pati. International Journal Ihya’ Ulum Al-Din. Vol. 17, No. 2: 233-259.

Kholis, Muhammad. 2017. Studi Komparatif Metode Ijtihad Majlis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dan Lembaga Bahtsul Masail Nahdaltul Ulama Mengenai Hukum Aborsi [Skripsi]. Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Mas'udi, Masdar F. Wanita Islam Indonesia dalam Kajian Tekstual dan Kontekstual, dalam https://pplq.wordpress.com/2012/03/05/890/ diakses tanggal 22 Agustus 2016.

Mudzhar, Mohammad Atho’. 1993. Fatwa-Fatwa Majlis Ulama Indonesia, Sebuah Studi Tentang Pemikiran Hukum Islam di Indonesia 1975-1988. Jakarta: INIS.

Murniati, A. Nunuk P. 1994. Getar Gender: Buku Pertama. Jakarta: Indonesia Tera.

Rahmat, M. Imdadun (eds.). 2002. Kritik Nalar Fiqih NU: Transformasi Paradigma Bathsul Masa’il. Jakarta: Lakpesdam.

Rofi’i, Ahmad. 2015. Hukum Islam dan Kesesatan: Fatwa-fatwa Nahdlatul Ulama Tentang Penyimpangan Ajaran. Mahkamah: Jurnal Kajian Hukum Islam. Vol. 9, No. 1: 28-40.

Rosyidi, Muhib. 2013. Membumikan Teks Agama Ala Nahdlatul Ulama. Journal of Qur’an and Hadith Studies. Vol. 2, No. 1: 19-42.

Suhufi, Muhammad. 2010. Fatwa dan Aktualisasi Hukum Islam Indonesia. Diktum: Jurnal Syariah dan Hukum. Vol. 8, No. 1: 55-68.

Syakir, Ahmad M.. 2017. Analisis Hasil Bahtsul Masail Musyawarah Nasional Nahdlatul UlamaTahun 2014 Terhadap Hukum Aborsi dalam Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Reproduksi [Skripsi]. Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Takwin, Bagus. 2006. Habitus: Perlengkapan dan Kerangka Panduan Gaya Hidup, dalam Resistensi Gaya Hidup: Teori dan Realitas. Yogyakarta: Jalasutra.

Tim Lajnah Ta’lif Wan Nasyr (LTN) PBNU. 2011. Ahkamul Fuqaha, Solusi Problematika Aktual Hukum Islam, Keputusan Muktamar, Munas dan Konbes NU (1926 – 2010). Surabaya: Khalista.

Van Brunessen, Martin. Kitab Kuning dan Perempuan, Perempuan dan Kitab Kuning, Catatan Untuk Masdar Farid Mas’udi, dalam http://www.let.uu.nl/~martin.vanbruinessen/personal/publications/kitab_kuning_dan_perempuan.htm diakses tanggal 22 Agustus 2016.

Van Dijk, Teun A.. ‘Discourse Analysis as Ideology Analysis’, didownload dari www.discourse-in-society.org tanggal 20 Desember 2006.

Wahid, Abdurrahman. 1995. Pesantren Sebagai Sub-kultur, dalam M. Dawam Rahardjo (ed.) Pesantren dan Pembaharuan. Jakarta: LP3ES, 1995.

Wardani, Yulia Kusuma. 2015. Studi Komparasi antara Keputusan Dewan Hisbah (Persatuan Islam) dan Lembaga Bahtsul Masail (Nahdlatul Ulama) Tentang Menikahi Wanita Hamil di Luar Nikah [Tesis]. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim.

Zahro, Ahmad. 2004. Tradisi Intelektual NU: Lajnah Bahtsul Masa’il 1926-1999. Yogyakarta: LKiS. 2004.




DOI: https://doi.org/10.18860/ua.v18i2.4523

Refbacks

  • There are currently no refbacks.