Manajemen Lillahi Taa
Abstract
Seringkali saya mendengarkan ungkapan, bahwa dalam menyelesaikan sesuatru agar hasilnya maksimal, maka jangan menggunakan manajemen lillahi taála. Manajemen lillahi taála yang dimaksudkan itu adalah cara kerja sederhana, menggunakan sarana apa adanya, tidak teratur, tidak memiliki target, dikerjakan sembarang waktu, dan akhirnya hasilnya tidak maksimal. Ungkapan itu muncul, dan tentu sudah digunakan oleh bayak orang. Mungkin pada awalnya penggunakan kata itu tidak disengaja. Disebut lillah taála karena pekerjaan itu tidak diberi imbalan atau upah yang cukup. Namun, harus diikerjakan dengan ikhlas hanya karena Allah, atau disebut lillahi taála.