Manajemen Berorientasi Kemajuan
Abstract
Berkali-kali ketika bertemu pimpinan perguruan tinggi, terutama perguruan tinggi negeri, dan sedang berbicara tentang manajemen keuangan kampusnya, mereka selalu merasa terbelenggu. Dirasakan bahwa pimpinan perguruan tinggi tidak bisa berbuat leluasa untuk mengembangkan kampusnya. Apalagi, yang terkait dengan anggaran. Rektor, dekan dan semuanya selalu terikat aturan yang sangat mengikat. Menyimpang dari DIPA yang telah ditentukan, dianggap keliru. Manakala datang pemeriksa, apakah dari Inspektorat Jenderal atau BPK, penyimpangan itu akan dianggap temuan, dan dana tersebut harus dikembalikan.
Keywords
Manajemen; Kemajuan