Gerak Pro : Alat Bantu Jalan Cerdas untuk Lansia dan Pasien Rehabilitasi
Abstract
Perkembangan alat bantu jalan cerdas untuk menuntut lansia memilih material yang optimal guna meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan daya tahan. Saat ini, material stainless steel banyak digunakan karena kekuatan dan ketahanannya, namun memiliki bobot yang relatif berat sehingga kurang nyaman untuk penggunaan jangka panjang. Alternatifnya, material serat karbon menawarkan keunggulan berupa bobot ringan, kekuatan tarik tinggi, dan ketahanan korosi yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan membandingkan sifat mekanik dan karakteristik material serat karbon dan baja tahan karat sebagai bahan utama alat bantu jalan cerdas. Metode penelitian meliputi kajian literatur dan simulasi menggunakan perangkat lunak CAD dan analisis mekanik untuk menguji kekuatan, kekakuan, serta ketahanan korosi kedua material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat karbon memiliki kekuatan tarik dan modulus elastisitas yang lebih tinggi dengan bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan baja tahan karat. Selain itu, serat karbon memiliki ketahanan korosi alami yang tidak memerlukan perlakuan tambahan, berbeda dengan stainless steel yang memerlukan proses perlakuan permukaan untuk meningkatkan ketahanannya. Namun, baja tahan karat tetap unggul dalam hal kemudahan proses bentuk dan biaya produksi yang lebih rendah. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa serat karbon lebih cocok digunakan pada inovasi alat bantu jalan cerdas yang mengutamakan kekeringan dan kekuatan, sedangkan stainless steel menjadi pilihan ekonomis dengan kemudahan proses manufaktur.
Kata kunci: serat karbon; kekuatan tarik; ketahanan korosi; baja tahan karat; modulus elastisitas
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.18860/jomi.v1i2.38104
Refbacks
- There are currently no refbacks.
EDITORIAL OFFICE
Department of Mechanical Engineering
Faculty of Science and Technology
Maulana Malik Ibrahim State Islamic University Malang
Jl. Locari, Tlekung, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur 65151.

