LEGAL FRAMEWORKS FOR PUBLIC-PRIVATE PARTNERSHIP FINANCING IN INFRASTRUCTURE DEVELOPMENT: A Comparative Study of Indonesia and the Philippines
Abstract
Pembangunan infrastruktur merupakan prasyarat utama pertumbuhan ekonomi di negara berkembang, namun keterbatasan fiskal mendorong Indonesia dan Filipina sebagai negara ASEAN untuk mengandalkan skema Public–Private Partnership (PPP) sebagai alternatif pembiayaan yang berkelanjutan. Meskipun kedua negara telah lama menerapkan PPP, perbedaan kerangka hukum dan kelembagaan menimbulkan persoalan efektivitas, efisiensi birokrasi, serta kepastian hukum yang berdampak langsung pada keberhasilan proyek infrastruktur. Penelitian ini bertujuan membandingkan kerangka hukum PPP di Indonesia dan Filipina dengan menggunakan World Bank Public–Private Partnership Legal Framework Reference Guide untuk menilai efektivitas regulasi, struktur kelembagaan, dan mekanisme penyelesaian sengketa. Metode penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif dengan teknik perundang-undangan dan komparatif, menganalisis peraturan PPP, struktur institusi terkait, serta pengaturan kontraktual dan penyelesaian sengketa di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kerangka regulasi yang kompleks dengan banyak institusi dan mekanisme penyelesaian sengketa berjenjang yang memberikan kepastian hukum lebih kuat, sedangkan Filipina menerapkan satu undang-undang terpadu dan satu lembaga khusus PPP Center yang menciptakan proses lebih efisien dan ramah investasi. Artikel ini berkontribusi pada bentuk optimalisasi implementasi PPP melalui penyerderhanaan regulasi dan sentralisasi kelembagaan untuk negara di kawasan ASEAN.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdul Latif. “Penasihat Prabowo Minta Pembangunan Infrastruktur Tak Hanya Andalkan APBN.” Kumparan Bisnis, 2025.
Adi Sulistiyono dan Muhammad Rustamaji. Hukum Ekonomi Sebagai Panglima. Surakarta: Masmedia Buana Pustak, 2009.
Ambrose, Nwokeleme Onyebuchi, and Abdul Hamidu Abdullahi. “Effect of Public-Private Partnership Policy on Affordability of Housing in Federal Capital Territory.” Zamfara International Journal of Humanities 2, no. 3 (December 30, 2023): 8–18. https://doi.org/10.36349/zamijoh.2023.v02i03.002.
Anggraeni, Ricca, and Indah Mutiara Sari. “Mengungkap Materi Muatan Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 Tentang Perjanjian Kerjasama Pemerintah Dan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur.” Masalah-Masalah Hukum 49, no. 2 (April 30, 2020): 125–35. https://doi.org/10.14710/mmh.49.2.2020.125-135.
Asian Development Bank. “Pemantauan Kerjasama Pemerintah Dan Badan Usaha: Filipina,” n.d.
Basabih, Masyitoh. “Potrait Of Public Private Partnership Policy Substances In Regional Hospitals In Indonesia.” Journal of Indonesian Health Policy and Administration 8, no. 1 (February 24, 2023): 28. https://doi.org/10.7454/ihpa.v8i1.6570.
Besley, Timothy, Robin Burgess, Adnan Khan, and Guo Xu. “Bureaucracy and Development.” Annual Review of Economics 14, no. 1 (August 12, 2022): 397–424. https://doi.org/10.1146/annurev-economics-080521-011950.
Boardman, Anthony E., Carsten Greve, and Graeme A. Hodge. “Comparative Analyses of Infrastructure Public-Private Partnerships.” Journal of Comparative Policy Analysis: Research and Practice 17, no. 5 (October 20, 2015): 441–47. https://doi.org/10.1080/13876988.2015.1052611.
Bruun, Eric Christian. Sustainable Infrastructure Investment. New York: Routledge, 2022. https://doi.org/10.4324/9781003245704.
Chandra Emirullah dan Muhammad Azam. “Menelaah Kemitraan Pemerintah Swasta Di Negara-Negara ASEAN: Peran Iklim Investasi.” Ekonomi Teoritis Dan Terapan XXI, no. 2 (2014).
Development Banks and Development Institutions. “Realizing the Potential of Public-Private Partnerships to Advance Infrastructure Development in Asia,” n.d.
Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum. “Daftar Proyek Infrastruktur Skema KPBU,” 2025.
Faria Silva, Robson de, Alceu Souza, Fabíola Kaczam, Luciano Luiz Dalazen, Wesley Vieira da Silva, and Claudimar Pereira da Veiga. “Public-Private Partnerships and Value for Money.” Public Works Management & Policy 27, no. 4 (October 10, 2022): 347–70. https://doi.org/10.1177/1087724X221108149.
Felipe, Jesus, Gemma Estrada, and Matteo Lanzafame. “The Turnaround in Philippine Growth: From Disappointment to Promising Success.” Structural Change and Economic Dynamics 62 (September 2022): 327–42. https://doi.org/10.1016/j.strueco.2022.03.016.
Furlong, Kathryn. “Geographies of Infrastructure 1: Economies.” Progress in Human Geography 44, no. 3 (June 20, 2020): 572–82. https://doi.org/10.1177/0309132519850913.
Howse, R. “Human Rights, International Economic Law and Constitutional Justice: A Reply.” European Journal of International Law 19, no. 5 (November 1, 2008): 945–53. https://doi.org/10.1093/ejil/chn060.
K. S. Yap, Moe Thuzar, and Institute of Southeast Asian Studies, eds. “Urbanization in Southeast Asia: Issues & Impacts.” Singapore: Institute of Southeast Asian Studies, 2012.
Kim, Kang-Soo, Min-Woong Jung, Mee-Soo Park, Yoo-Eun Koh, and Jin-Oh Kim. “Public Private Partnership Systems in the Republic of Korea, the Philippines, and Indonesia.” ADB Economics Working Paper Series. Manila, Philippines: Asian Development Bank, October 2018. https://doi.org/10.22617/WPS189594-2.
Lee, Yong-Shik, and Andrew Harding. “Law and Development: A Comparative Law Aspect.” Law and Development Review 17, no. 2 (June 25, 2024): 393–415. https://doi.org/10.1515/ldr-2024-0003.
Maramis, Joubert B. “Faktor Faktor Sukses Penerapan Kpbu Sebagai Sumber Pembiayaan Infrastruktur : Suatu Kajian.” JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi). 5, no. 1 (April 17, 2018). https://doi.org/10.35794/jmbi.v5i1.19149.
Meng, Li. “Political Economy and Cycling Infrastructure Investment.” Transportation Research Interdisciplinary Perspectives 14 (June 2022): 100618. https://doi.org/10.1016/j.trip.2022.100618.
Moon, Seungsook. “Carving Out Space: Civil Society and the Women’s Movement in South Korea.” The Journal of Asian Studies 61, no. 2 (May 26, 2002): 473–500. https://doi.org/10.2307/2700298.
Muwahid. “Metode Penemuan Hukum (Rechtsvinding) Oleh Hakim Dalam Upaya Mewujudkan Hukum Yang Responsif.” Al-Hukama The Indonesian Journal of Family Law 7, no. 1 (2017). https://doi.org/https://doi.org/10.15642/al-hukama.2017.7.1.224-248.
Nurhayati, Erna, Ersa Tri Wahyuni, and Evita Puspitasari. “Risiko Infrastruktur Jalan Tol Dengan Skema Public-Private-Partnership (PPP) Di ASEAN: Suatu Tinjauan Literatur.” Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas 5, no. 1 (April 8, 2021). https://doi.org/10.12962/j26151847.v5i1.8743.
Oksana V Zakharina dkk. “Model Kemitraan Pemerintah-Swasta Yang Efektif Dan Aplikasinya Dalam Implementasi Kebijakan Publik.” Jurnal Ekonomi Dan Administrasi Bisnis VIII, no. 1 (2020).
Perkumpulan Ahli Profesional KPBU Indonesia. “Kementerian Pupr Targetkan 34 Pproyek Kpbu Tahun 2025, Berikut Daftarnya,” 2024.
Schuster, Stephen, Joven Balbosa, Christine Tang, Takuji Komatzuzaki, and Shanaka Peiris. “Scaling Up Infrastructure Investment in the Philippines: Role of Public–Private Partnership and Issues.” Manila, Philippines, July 1, 2017. https://doi.org/10.22617/WPS178887-2.
Smith, N.J. “Privatized Infrastructure: The Role of Government.” International Journal of Project Management 19, no. 2 (February 2001): 137. https://doi.org/10.1016/S0263-7863(99)00042-3.
DOI: https://doi.org/10.18860/j.v16i2.33082
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Published by:
Program Studi Hukum Ekonomi Syariah
Fakultas Syariah
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jl. Gajayana No. 50, 65144 Malang, East Java, Indonesia
Telp./Fax.: (0341) 559399
Email: jurisdictie@uin-malang.ac.id
Abstacting & Indexing :

Jurisdictie: Jurnal Hukum dan Syariah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License




