ISLAMIC HUMANISM IN INDONESIA'S CONTEXT: Discourse Analysis of Nationality Problems in Indonesia

Wahyudin Wahyudin, Agus Maimun, Mat Jalil

Abstract


The thought of humanism originated in Athens. As a universal ideology, humanism is the foundation of modern civilization in the western and the eastern world. As an ideology, humanism is adopted by many third world countries, including Indonesia. Although there have been many discussions on Humanism, studies on Humanism in Islam perspective related to tolerance, freedom, and equality in Indonesia’s context have not been carried out. This study attempts to fill that gap including the values of tolerance, freedom, and equality of rights in Indonesia. It is conducted to discover the Islamic humanism developed in Indonesia. The results of the study are: (1) the Islamic humanism is very relevant in Indonesian context which has life philosophy of Pancasila; (2) tolerance as part of Islamic humanism still stands tall in Indonesia because people assume that it has high enthusiasm for safeguarding human dignity; (3) freedom of society in religion, expressing opinion, politics, and other national and state life activities has been guaranteed by the law, although there are still some restrictions by the government on freedom of society; (4) equality rights wise, there are still some Indonesian people who still get unfair law treatment, for example many low-economic level citizens who steal trivial items get severe penalties, while the corruptors stealing bigger amount of money often roam freely without supervision.


Keywords


equality right; freedom; Islamic humanism; tolerance

Full Text:

PDF

References


Abbas, Hamzah.1980. Pengantar Filsafat Alam. Surabaya: Al Ikhlas.

Agung, Muput Janu. n.d. “Perlakuan yang Adil dan Sama Didepan Hukum.” http://prasko17.blogspot.com/2012/10/perlakuan-yang-adil-dan-sama-didepan.html (August 29, 2019).

Ali, Imam Shamsi. 2019. “Indonesia Butuh Pemimpin Kuat dan Miliki Kapabilitas Mumpuni.” https://www.republika.co.id/berita/kolom/ wacana/19/04/03/ppcaef282-indonesia-butuh-pemimpin-kuat-dan-miliki-kapabilitas-mumpuni (August 29, 2019).

Ali, Mukti. 1984. “Manusia, Filsafat, dan Tuhan.” In Dialog Manusia, Falsafah, Budaya, dan Pembangunan. Malang: Yayasan Pusat Pengkajian, Latihan, dan Pengembangan Masyarakat, 49-69.

Alpizar, Alpizar. 2015. “Toleransi Terhadap Kebebasan Beragama Di Indonesia (Perspektif Islam).” Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama 7(2): 153-67. DOI: http://dx.doi.org/10.24014/trs.v7i2.1427

Arifin, Zainul. 2014. “Nilai Pendidikan Humanis-Religius.” An-Nuha: Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya & Sosial 1(2): 169-96.

Baisard, Marcel A. 1980. Humanisme Dalam Islam. Trans. M. Rasjidi. Jakarta: Bulan Bintang.

“Begini Kehidupan Toleransi Kristen-Islam di Kampung Tengah di Jakarta Timur.” 2017. https://www.tribunnews.com/metropolitan/ 2017/06/29/begini-kehidupan-toleransi-kristen-islam-di-kampung-tengah-jakarta-timur (August 29, 2019).

Daudy, Ahmad. 1983. Allah dan Manusia Dalam Konsepsi Syeh Nuruddin Ar Raniry. Jakarta: Rajawali Pers.

Desideria, Benedikta. 2017. “4 Bukti Toleransi Masih Hadir di Indonesia.” https://www.liputan6.com/health/read/3165084/4-bukti-toleransi-masih-hadir-di-indonesia (August 29, 2019).

Diah, Diah. 2009. “7 Kasus Hukum di Indonesia yang “Terkesan Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas.” https://www.boombastis.com/hukum-di-indonesia/58772 (August 29, 2019).

Drijakara, S. J. 1969. Filsafat Manusia. Yogyakarta: Kanisius.

Fakhruddin, Fakhruddin. 2016. “Konsep Humanistik Ditinjau Dari Perspektif Pendidikan Islam.” Fokus: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan 1(2): 137-58. DOI: http://dx.doi.org/10.29240/jf.v1i2.128

Fuadi, Maimun. 2014. “Budaya Lokal Versus Budaya Global.” Jurnal At-Turas: Jurnal Studi Keislaman 1(2): 290-305. DOI: https://doi.org/10.33650/at-turas.v1i2.163

Galih, Rafael. 2018. “Bebas berpendapat di Indonesia Apakah Bebas?.” https://www.kompasiana.com/rafaelgalih/5a70927adcad5b6e7676d6c3/bebas-berpendapat-di-indonesia-apakah-bebas (August 29, 2019).

Gazalba, Sidi, 1978. Ilmu Filsafat Dan Islam Tentang Manusia. Jakarta: Bulan Bintang.

Haryati, Tri Astutik. 2016. “Kematangan Beragama Masyarakat Industri Batik.” Jurnal Penelitian 13(2): 173-86. DOI: https://doi.org/10.28918/jupe.v13i2.1199

Hasan, Rifai A. 1985. Perspektif Islam Dalam Pembangunan Bangsa. Yogyakarta: PLP2M

Hurmain, Abu Bakar. 2016. “Kerukunan Antarumat Beragama: Telaah atas Piagam Madinah dan Relevansinya Bagi Indonesia.” Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama 8(2): 204-16. DOI: http://dx.doi.org/10.24014/trs.v8i2.2479

Kaelan, Kaelan. 2002. Filsafat Pancasila. Yogjakarta: Paradigma.

Kaelan, Kaelan. 2014. Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.

“Lima Hak Asasi Manusia dalam Islam.” 2017. https://islam.nu.or.id/post/read/83369/lima-hak-asasi-manusia-dalam-islam (August 29, 2019).

Maarif, Syafii. 2004. Mencari Autentisitas Dalam Kegalaua. Yogyakarta: PSAP.

Madjid, Nurcholis, 1986. Islam Sebuah Dilema. Bandung: Mizan.

Madjid, Nurcholis.1995. Islam Agama Kemanusiaan: Membangun Tradisi dan Visi Baru Islam Indonesia. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina.

Ministry of Religion. 1971. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Yayasan Penyelenggara Penterjemah al-Qur’an Departemen Agama.

Ministry of Religion. 1983. Pedoman Dasar Kerukunan Hidup Beragama. Jakarta: Proyek Pembinaan Kerukunan Hidup Umat Beragama.

Misbah, T. Lembong. 2014. “Humanisme Religius: Menyingkap Wajah Islam yang Ramah.” Jurnal Al Bayan: Media Kajian dan Pengembangan Ilmu Dakwah 20(1): 12-35. DOI: http://dx.doi.org/10.22373/albayan.v20i29.116

Muhaimin and Abdul Mujib. 1993. Pemikiran Pendidikan Islam. Bandung: Trigenda Karya.

Muhammaddin, Muhammaddin. 2017. “Islam dan Humanisme.” Jurnal Studi Agama 1(2): 64-86

Nelson, Zulkifli, and Dardiri Dardiri. 2016. “Inklusivisme dan Humanisme Pesantren.” Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama 8(2): 134-51. DOI: http://dx.doi.org/10.24014/trs.v8i2.2475

Panji, Setiaji. 2006. Pendidikan Pancasila: Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa. Jakarta: Grasindo.

“Perppu Ormas Tambah Masalah Baru Bagi Kebebasan Beragama.” 2017. https://www.merdeka.com/peristiwa/perppu-ormas-tambah-masalah-baru-bagi-kebebasan-beragama.html (August 29, 2019).

Prasetyo, Teguh. 2013. Hukum dan Sistem Hukum berdasarkan Pancasila. Yogyakarta: Media Perkasa.

al-Qardhawi, Yusuf. 1985. Extremis Islam. Bandung: Mizan.

Rahardjo, Dawam. 1987. Insan Kamil: Konsepsi Manusia Menurut Islam. Jakarta: Grafiti Pers.

Rodin, Dede. 2014. “Riddah dan Kebebasan Beragama Dalam Al-Quran.” Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah 14(2): 253-67. DOI: 10.15408/ajis.v14i2.1284

Setjoatmodjo, Pranjoto. 1984. “Pembaharuan Konsep Kemanusiaan Dalam Pendidikan.” In Dialog Manusia, Falsafah, Budaya, dan Pembangunan. Malang: Yayasan Pusat Pengkajian, Latihan, dan Pengembangan Masyarakat, 125-38.

Smith, Donald Eugene. 1985. Agama di Tengah Sekularisasi Politik. Trans. Azyumardi Azra. Jakarta: Penerbit Panji Mas.

Soekarno. 1956. Indonesia Menggugat. Jakarta: Penerbitan S. K. SENO.

Soelaeman, M.I. 1988. Suatu Telaah Tentang Manusia, Religi, Pendidikan. Jakarta: LP2LPTK.

Subiyanto, Adi. Rizaldi Boer, Edvin Aldrian, Perdinan Perdinan, and Rilus Kinseng. 2018. “Isu Perubahan Iklim Dalam Konteks Keamanan dan Ketahanan Nasional.” “Jurnal Ketahanan Nasional: Graduate School Universitas Gadjah Mada 24(3): 287-305. DOI: https://doi.org/10.22146/jkn.37734

Suroto, Suroto. 2015. “Harkat dan Martabat Manusia Dalam Pandangan Kenegaraan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.” Jurnal Pembaharuan Hukum 2(3): 310-8. DOI: http://dx.doi.org/10.26532/jph.v2i3.1508

Syaifullah, Ali. 1984. “Citra Manusia Budaya Menurut Kaum Eksistensialis.” In Dialog Manusia, Falsafah, Budaya, dan Pembangunan. Malang: Yayasan Pusat Pengkajian, Latihan, dan Pengembangan Masyarakat, 139-71.

Syariati, Ali. 1982. Sosiologi Islam. Trans. Saifullah Wajyudin. Yogyakarta: Ananda.

Syariati, Ali, 1984. Tugas Cendikiawan Muslim. Trans. Amin Rais. Jakarta: Rajawali.

Tamara, M. Nasir and Saiful Anwar Hashem. 1996. “Pengantar: Agama dan Dialog Antar Peradaban.” In Agama dan Dialog Antar Peradaban. Jakarta: Paramadina, xi-xxiii.

Umam, Fawaizul. 2019. “Ideological Involution of The Islamists.” Ulul Albab: Jurnal Studi Islam 20(1): 25-45. DOI: http://dx.doi.org/10.18860/ua.v20i1.5714

Wan Daud, W.M.N. 2003. Filsafat dan Praktek Pendidikan Syed Naquib al-Attas. Trans. Hamid Fahmy Zarkasyi et al. Bandung: Mizan.




DOI: https://doi.org/10.18860/ua.v20i2.6772

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Tools:
 
 
 
 

All publication by Ulul Albab: Jurnal Studi Islam are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)

Ulul Albab: Jurnal Studi Islam, P-ISSN : 1858-4349, E-ISSN : 2442-5249