COMMUNITY THOUGHT ABOUT THE EXISTENCE OF JIWA TEMPLE

Didin Komarudin

Abstract


Many relics from the results of historical civilization are evidence of the existence of life in ancient times. Segaran village has Jiwa temple of the Tarumanagara royal civilization which is still Hindu-Buddhist. This article is to find out the existence of this temple to the surrounding community and the Muslim community around it and interpret it as a result of the relics of the Hindu-Buddhist kingdom. The study used a descriptive method by describing and systematically explaining the fact of the existence of the temple and the meaning of the views of the Muslim community around it. The finding shows that the existence of this temple has a significant influence on the surrounding community, especially in the economic field, while the meanings and views of the Muslim community around it are different, some consider it sacred and vice versa. Jiwa temple has an enormous influence on the lives of the surrounding communities in the form of economic factors in particular, social and religious. The local community interpreted and also viewed the temple as a cultural monument, a historical heritage that must be protected and preserved.

 

Banyak peninggalan dari hasil peradaban historis menjadi bukti keberadaan kehidupan di zaman kuno. Desa Segaran memiliki Jiwa temple dari peradaban kerajaan Tarumanagara yang masih beragama Hindu-Budha. Artikel ini mengulas keberadaan Jiwa temple bagi masyarakat dan komunitas Muslim di sekitarnya dan menafsirkannya sebagai hasil peninggalan kerajaan Hindu-Budha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggambarkan dan secara sistematis menjelaskan fakta keberadaan candi dan makna pandangan komunitas Muslim di sekitarnya. Temuan menunjukkan bahwa keberadaan candi ini memiliki pengaruh besar pada masyarakat sekitarnya, terutama di bidang ekonomi, sementara makna dan pandangan komunitas Muslim di sekitarnya berbeda, beberapa menganggapnya suci dan sebaliknya. Jiwa temple memiliki pengaruh besar pada kehidupan masyarakat dalam bentuk faktor ekonomi khususnya, sosial dan keagamaan. Masyarakat setempat menafsirkan dan juga memandang candi sebagai monumen budaya, warisan sejarah yang harus dilindungi dan dilestarikan.


Keywords


community thought, Jiwa Temple

Full Text:

PDF

References


Agus, Bustanuddin. 2010. Agama dan Fenomena Sosial Buku Ajar Sosiologi Agama. Jakarta: UI-Press.

Al-Qardhawy, Yusuf. 2000. Anatomi Masyarakat Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Aminuddin. 2011. Semantik Pengantar Studi Tentang Makna. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Daldjoeni, N. 1998. Geografi Kota dan Desa. Bandung: P.T. Alumni.

Djafar, Hasan. 2010. Kompleks Percandian Batujaya Karawang, Rekonstruksi Sejarah Kebudayaan Daerah Pantai Utara Jawa Barat, Bandung: Penerbit Kiblat Buku Utama.

Ekadjati, Edi S. 1984. Masyarakat Sunda dan Kebudayaannya, Jakarta: Girimukti Pasaka.

Geertz, Clifford. 1983. Abangan, Santri, Priyayi Dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka Jaya.

Ghazali, Adeng Muchtar. 2011. Antropologi Agama-Upaya Memahami Keragaman Kepercayaan, Keyakinan, dan Agama. Bandung: Alfabeta.

Kaelany. 2000. Islam dan Aspek-aspek Kemasyarakatan. Jakarta: Bumi Aksara.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), “Nisan” http://www.kamusbesar.com/27177/nisan. 10 October 2018.

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), “Prasasti” http://www.kamusbesar.com/31038/prasasti. 10 October 2018.

Kepustakaan Candi. 2014. http://candi.perpusnas.go.id/temples/. 10 October 2018.

Mathar, Moch Dasim. 2005. Sejarah, Teologi dan Etika Agama-agama. Yogyakarta: Interfidei.

Pals, Daniel L. 2001. Dekonstruksi Kebenaran Kritik Tujuh Teori Agama. Yogyakarta: IRCiSoD.

Silalahi, Ulber. 2010. Metode Penelitian Sosial. Bandung: Refika Aditama. Jurusan Arkeologi.

Soelaeman, Munandar. 2011. Ilmu Sosial Dasar-Teori dan Konsep Ilmu Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.

Sugiyono.2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Syam, Nur. 2007. Madzhab-madzhab Antropologi. Yogyakarta: Lkis.

Syukur, Abdul. 2007. Kebangkitan Agama Buddha. Bandung: Gunung Djati Press.

Sztompka, Piotr. 2007. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada.

Wahyu, Ramdani. 2012. Ilmu Budaya Dasar. Bandung: Pustaka Setia.




DOI: https://doi.org/10.18860/el.v21i1.5845

Editorial Office:
Humas, Dokumentasi dan Publikasi (INFOPUB)
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Gedung Rectorate 4th floor
Jalan Gajayana No.50, Malang, Indonesia 65144
This work is licensed under a CC-BY-NC-SA.
el-Harakah, ISSN : 1858-4357 | e-ISSN : 2356-1734
Phone : +6282333435641
Fax : (0341) 572533
Email : elharakah@uin-malang.ac.id
elharakahjurnal@gmail.com
Website : http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang