PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK JALANAN DALAM PRESPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus Pada Yayasan Madinatunajjah Kota Cirebon)

Sugianto Sugianto

Abstract


Number of street children in Indonesia has increased rapidly in recent years. An increasing number  of  street  children  is  a  growing  social  phenomenon  that  needs  serious  attention from various parties. Islam as a universal religion, it wants the children can live and grow properly. The goals of this papers is to elaboration the implementation of legal protection of street children in Foundation Madinatunnajjah Cirebon. The method used in this study are a normative juridical approach to determine the extent of law protect street children, and sociological juridical approach to see the protection effort not only in law but also in its implementation.

Jumlah anak jalanan di Indonesia mengalami peningkatan pesat dalam beberapa tahun belakangan. Peningkatan jumlah anak jalanan yang pesat merupakan fenomena sosial yang perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Islam sebagai agama yang universal, sangatlah  menghendaki  agar  anak-anak  itu  dapat  hidup  dan  tumbuh  berkembang secara baik. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk menentukan bagaimana bentuk perlindungan  hukum  terhadap  anak  jalanan  di  Yayasan Madinatunnajjah  Cirebon. Metode  yang  digunakan  dalam  studi  ini  adalah  normative  yudisial  untuk  mengetahui sejauh mana hukum memberikan perlindungan kepada anak jalanan, dan sosiologi yuridis untuk melihat perlindungan bukan hanya dari aspek hukum tetapi juga aspek sosialnya.


Keywords


Perlindungan; Hukum; Anak Jalanan

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.18860/j-fsh.v5i2.3005



De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic