Model Small Claim Court Sebagai Alternatif Penyelesaian Perkara di Pengadilan Agama Perspektif Teori Keadilan John Rawls

Erfaniah Zuhriah, Miftahuddin Azmi

Abstract


Small Claim Court is one of the efforts of the Supreme Court of the Republic of Indonesia to reduce the accumulation of cases in court. This article seeks to describe the small claim court model as an alternative to the settlement of cases in the Religious Courts to realize the principle of quick, simple, and low-cost perspective of John Rawls's theory of justice. This article originates from doctrinal law research from the statutory approach, the comparative approach, the conceptual approach. The results of this study indicate that a small claim court can reduce the accumulation of cases in a religious court. The application must meet two criteria; namely, the disputed nominal does not exceed 200 million and does not require complicated verification. As regulated in the Republic of Indonesia Supreme Court Regulation No. 2 of 2015.

Small Claim Court merupakan salah satu upaya Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk mengurangi penumpukan perkara di pengadilan. Artikel ini berupaya mendeskripsikan model small claim court sebagai alternatif penyelesaian perkara di Pengadilan Agama untuk mewujudkan asas cepat sederhana dan biaya ringan perspektif teori keadilan John Rawls. Artikel ini berasal penelitian hukum doktrinasi dengan dari pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan perbandingan (comparative approach), pendekatan konseptual (conceptual approach). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa small claim court dapat mengurangi penumpukan perkara di pengadilan agama. Penerapannya harus memenuhi dua kriteria, yaitu nominal yang disengketakan tidak melebihi angka 200 juta dan tidak memerlukan pembuktian yang rumit. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015.

Kata Kunci: small claim court; pengadilan agama; keadilan.

 


References


A. Gardner, Bryan. Black’s Law Dictionary. Vol. VIII. St. Paul: West Publishing, 2004.

Afriana, Anita, dan Isis Ikhwansyah. “Questioning the Small-Claims Court in Indonesia in the Framework of National Civil Procedural Law Reform.” Jurnal Dinamika Hukum 16, no. 3 (2016): 266–72. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2016.16.3.580.

Amdani, Yusi. “Konsep Restorative Justice Dalam Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Pencurian Oleh Anak Berbasis Hukum Islam Dan Adat Aceh.” al- ’adalah XIII, no. 1 (2016): 16.

Ariani, Nevey Varida. “Gugatan Sederhana dalam Sistem Peradilan di Indonesia.” Jurnal Penelitian Hukum De Jure 18, no. 3 (21 September 2018): 381. https://doi.org/10.30641/dejure.2018.V18.381-396.

Arizona, Yance. “Small Claim Court: Apa Gunanya Bagi Masyarakat Adat dan Lingkungan Hidup.” Depok: Fakultas Hukum UI, 2010.

Arto, Mukti. Praktek Perkara Perdata. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.

Bodiroga, Nikola. “Some problems concerning the application of special procedural rules for small claims litigations.” Zbornik radova Pravnog fakulteta, Novi Sad 49, no. 2 (2015): 653–70. https://doi.org/10.5937/zrpfns49-9137.

Cahyani, Andi Intan. “Peradilan Agama Sebagai Penegak Hukum Islam Di Indonesia.” Jurnal Al-Qadau: Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam 6, no. 1 (30 Juni 2019): 119–32. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v6i1.9483.

Fakhriah, Efa Laela. “Mekanisme small claims Court dalam Mewujudkan Tercapainya Peradilan Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan.” Mimbar Hukum 25, no. 2 (2013): 13.

Fu, Yulin. “Small Claim and Summary Procedure In China.” Brics Law Journal 1 (2014), no. 1 (2014): 67–81. https://doi.org/10.21684/2412-2343-2014-1-1-67-81.

Hadjon, Philipus, M. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2011.

Harahap, Yahya. Kedudukan Kewenangan Dan Acara Peradilan Agama Berdasarkan Undang-Undang No. 7 Tahun 1989. Jakarta: PT. Garuda Metropolitan Press, 1993.

Ibrahim, Malik. “Tunggakan Perkara Di Lingkungan Peradilan Agama Dan Upaya Penanggulangannya.” Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama 18, no. 1 (30 Januari 2018): 33–50.

Iskandar, Mizaj, dan Liza Agustina. “Penerapan Asas Peradilan Sederhana, Cepat dan Biaya Ringan dalam Kumulasi Cerai Gugat dan Harta Bersama di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh.” SAMARAH: Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam 3, no. 1 (9 Agustus 2019): 241–65. https://doi.org/10.22373/sjhk.v3i1.4403.

Jamirun. “Pembahasan Small Claim Court Dalam Rancangan Hukum Acara Perdata.” Jakarta, 2013.

Mahkamah Agung RI. Laporan Tahunan Mahkamah Agung Republik Indonesia Tahun 2018: Era Baru Peradilan Modern Berbasis Teknologi Informasi. Jakarta: Mahkamah Agung, 2019.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2005.

Mertokusumo, Sudikno. Hukum Acara Perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty, 1993.

Qaradhawi, Yusuf. Fiqh az Zakat. Vol. II. Mesir: Dar al-Irsyad, 1987.

Rawls, John. A Theory of Justice. London: Oxford University Press, 1971.

Sari, Septi Wulan. “Penyelesaian Sengketa Melalui Small Claim Court.” Ahkam: Jurnal Hukum Islam 4, no. 2 (1 November 2016): 327–48. https://doi.org/10.21274/ahkam.2016.4.2.327-348.

Syaukani, Asy-. Nailul- Autar. Vol. IV. Mesir: Mustafa al-Babi al-Halabi, 1986.

Yaqin, Muharrom Ainul. “Konsep Small Claim Procedure Untuk Menyelesaikan Perkara Perdata Permohonan (Volunter) Di Pengadilan Agama.” JURISDICTIE 6, no. 1 (2015): 37–49. https://doi.org/10.18860/j.v6i1.4088.




DOI: http://dx.doi.org/10.18860/j-fsh.v11i2.6580

Published By:

Program Studi Hukum Keluarga Islam

Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Jl. Gajayana 50 Kota Malang

 


De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic