Transformasi Nilai-nilai Hukum Islam dalam Yurisprudensi Putusan Mahkamah Konstitusi Perspektif Teori Hukum Integratif

Saifullah Saifullah, Abdul Azis, Mustafa Lutfi

Abstract


Abstract:

Research examines the rationale and transformation of the value of Islamic law in the Constitutional Court jurisprudence decision No. 06/PUU-II/2004; 27/PUU-VII/2009 and 138/PUU-VII/2009 in the perspective of Integrative Legal Theory (THI). Normative legal research is used with a legislative and conceptual approach and sources of primary and secondary legal materials. The results of the study are the rationale for decision No: 06/PUU-II/2004 according to QS 2: 185, 286, 4: 58, 135; 5: 6,8,42; 16: 9; 22: 7. No: 27/PUU-VII/2009 according to QS. 2: 185; 5: 6; 22: 78, and No: 138 / PUU-VII / 2009, according to QS 2: 173; 4: 13,58; 5: 3, 8, 42; 6: 119.Transforming the value of Islamic law No. 06/PUU-II/2004, values of justice, human rights, facilities, and humanism. No. 27/PUU-VII/2009, the value of effectiveness, not burdensome, realizing benefits, and No. 138/PUU-VII/2009 the value of creating law, a legal substance, benefit, realizing benefit and justice. Three judicial decisions of the Constitutional Court reviewed from the THI indicator have implemented a system of norms, behavior, and values.

Keywords: integrative law; Constitutional Court; jurisprudence.

Abstrak:

Riset menelaah landasan pemikiran dan transformasi nilai hukum Islam pada yurisprudensi putusan mahkamah konstitusi No.06/PUU-II/2004; 27/PUU-VII/2009 dan 138/PUU-VII/2009 dalam perspektif Teori Hukum Integratif (THI). Penelitian hukum normatif digunakan dengan pendekatan perundangan dan konseptual serta sumber bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian adalah landasan pemikiran putusan No: 06/PUU-II/2004, sesuai QS. 2 :185, 286 ; 4 : 58, 135  ;  5 : 6,8,42 ; 16 :  9 ; 22 : 7. No: 27/PUU-VII/2009, sesuai QS. 2:185 ;  5: 6 ; 22 :78, dan No: 138/PUU-VII/2009, sesuai QS. 2:173 ; 4 : 13,58; 5 : 3, 8, 42 ; 6 : 119.Transformasi nilai hukum Islam No. 06/PUU-II/2004, nilai keadilan, HAM, kemudahan dan humanisme. No. 27/PUU-VII/2009, nilai efektifitas, tidak memberatkan, merealisasikan manfaat, dan No. 138/PUU-VII/2009 nilai terciptanya hukum, substansi hukum, kemaslahatan, merealisasikan kemanfaatan dan keadilan. Tiga putusan yurisprudensi Mahkamah Konstitusi dikaji dari indikator THI telah mengimplemntasikan sistem norma, perilaku dan nilai.  

Kata Kunci: hukum integratif; Mahkamah Konstitusi; yurisprudensi.


References


Arfan, Abbas. 99 Kaidah Fiqh Muamalah Kulliyah: Tipologi Dan Penerapannya Dalam Ekonomi Islam Dan Perbankan Syariah. Malang: UIN-Maliki Press, 2013. http://repository.uin-malang.ac.id/1145/.

Ash Shiddieqy, Muhammad Hasbi, dan Fuad Hasbi Ash Shiddieqy. Falsafah hukum Islam. Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2001.

Asshiddiqie, Jimly. Putusan Monumental, Menjawab Problematika Kenegaraan. Malang: Setara Press, 2016.

Atmasasmita, Romli. “Memahami Teori Hukum Integratif.” Legalitas: Jurnal Hukum 3, no. 2 (15 Mei 2017): 1–13. https://doi.org/10.33087/legalitas.v3i2.132.

———. Teori Hukum Integratif: Rekonstruksi Terhadap Teori Hukum Pembangunan Dan Teori Hukum Progresif. Yogyakarta: Genta Publishing, 2012.

Butt, Simon. “The Function of Judicial Dissent in Indonesia’s Constitutional Court.” Constitutional Review 4, no. 1 (31 Mei 2018): 1. https://doi.org/10.31078/consrev411.

Hasan, Hasbi. “Dinamika Yurisprudensi Mahkamah Agung Dalam Bidang Perdata Islam.” De Jure: Jurnal Hukum dan Syar’iah 3, no. 2 (1 Desember 2011). https://doi.org/10.18860/j-fsh.v3i2.2146.

Isra, Saldi. Pergeseran Fungsi Legislasi: Menguatnya Model Legislasi Parlementer Dalam Sistem Presidensial Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

Khisni, Akhmad. Transformasi Hukum Islam Ke Dalam Hukum Nasional (studi Ijtihad Hakim Peradllan Agama Tentang Pengembangan Hukum Kewarisan Dalam Kompilasi Hukum Islam Dan Kontribusinya Terhadap Hukum Nasional. Semarang: Unissula Press, 2011.

Kumkelo, Mujaid, Thohir Luth, Masruchin Ruba’i, dan M. Saad Ibrahim. “Harmonization Patterns and Positivism of Fatwa Into Indonesian National Law: Study On The Renewal Fatwa of Mui In Islamic Law.” Journal of Law, Policy and Globalization 41, no. 0 (2015): 232–39.

Mahfud MD, Moh. Konstitusi Dan Hukum Dalam Kontroversi Isu. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

Rubaie, Achmad. “Dilematis Hukum Mahkamah Konstitusi Dalam Perspektif Putusan.” Ajudikasi : Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 2 (31 Desember 2018): 117. https://doi.org/10.30656/ajudikasi.v2i2.697.

Saifullah, Saifullah. Dinamika Teori Hukum: Sebuah Pembacaan Kritis Paradigmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018. http://repository.uin-malang.ac.id/3848/.

———. Tipologi Penelitian Hukum: Sejarah Paradigma Dan Pemikiran Tokoh Di Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2018.

Simanjuntak, Enrico. “Peran Yurisprudensi dalam Sistem Hukum di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 16, no. 1 (1 April 2019): 83. https://doi.org/10.31078/jk1615.

Subiyanto, Achmad Edi. Yurisprudensi Hukum Acara Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi. Malang: Setara Press, 2014.

Thalib, Prawitra. “Distinction of Characteristics Sharia and Fiqh on Islamic Law.” Yuridika 33, no. 3 (1 September 2018): 439-452–452. https://doi.org/10.20473/ydk.v33i3.9459.




DOI: https://doi.org/10.18860/j-fsh.v12i1.8579

Published By:

Program Studi Hukum Keluarga Islam

Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Jl. Gajayana 50 Kota Malang

 


De Jure: Jurnal Hukum dan Syar'iah is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Generic