Menjadi Islam itu Mudah
Abstract
Setiap menjelang bulan Ramadhan dan juga hari raya iedul fitri atau iedul adha, ummat Islam terkesan mengalami kesulitan. Mereka harus menunggu pengumuman, baik itu datangnya dari organisasi sosial keagamaan yang dianut, atau pun juga dari pemerintah. Pengumuman itu kadang harus ditunggu lama, hingga sementara orang menjadi kebingungan.
Demikian juga tatkala menjalankan kegitan ritual, mereka harus memilih apakah slahat tarweh berjumlah 20 rakaat atau 8 rakaat, apakah mengawali shalat dengan ushalli atau tidak, apakah pada shalat jum’at harus datang ke masjid yang beradzan dua kali atau ke masjid yang adzannya sekali saja, apakah shalat ied di masjid atau di lapangan. Bagi orang awwam hal tersebut dianggap rumit dan melelahkan.
Demikian juga tatkala menjalankan kegitan ritual, mereka harus memilih apakah slahat tarweh berjumlah 20 rakaat atau 8 rakaat, apakah mengawali shalat dengan ushalli atau tidak, apakah pada shalat jum’at harus datang ke masjid yang beradzan dua kali atau ke masjid yang adzannya sekali saja, apakah shalat ied di masjid atau di lapangan. Bagi orang awwam hal tersebut dianggap rumit dan melelahkan.
Keywords
Islam; Mudah