THE ROLE OF DIGITAL TECHNOLOGY IN ENHANCING UNIVERSITY RESPONSE TO SEXUAL VIOLENCE
Abstract
Abstract
An effective and transparent sexual violence reporting system is crucial for addressing this issue, but in many universities in Indonesia, the existing systems are often inadequate, facing obstacles such as the incapability of the reporting system and the social stigma that blames victims. This study uses a qualitative approach with a case study design, aiming to explore how digital technology can enhance universities' responses to sexual violence, particularly at Maliki Islamic University, as well as the needs that must be met by the university in implementing digital technology for handling sexual violence. The research results indicate that a digital reporting system, whether through an application or an internal web platform, allows reporters to report anytime and from anywhere with a high level of anonymity, reducing psychosocial barriers that usually prevent victims from reporting. Additionally, this system speeds up case management by digitally documenting data, which facilitates verification, follow-up, and efficient report management. Furthermore, clear internal policies and protection of reporter privacy are crucial to ensure that the system operates effectively and safely. Overall, this study suggests that the implementation of digital technology can improve the sexual violence reporting system in universities, but technical and policy challenges must be addressed to ensure that the system operates sustainably and delivers maximum positive impact.
Keywords: Sexual violence, the role of digital reporting systems, digital technology, Institutional response.
Abstrak
Sistem pelaporan kekerasan seksual yang efektif dan transparan sangat penting untuk menangani isu ini, namun di banyak perguruan tinggi di Indonesia, sistem yang ada sering kali tidak memadai, dengan hambatan seperti ketidakmampuan sistem pelaporan dan stigma sosial yang menyalahkan korban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan tujuan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan respons universitas terhadap kekerasan seksual, khususnya di Maulana Malik Ibrahim Malang, serta kebutuhan yang harus dipenuhi oleh universitas dalam menerapkan teknologi digital untuk menangani kekerasan seksual Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pelaporan digital, baik melalui aplikasi maupun platform web internal, memungkinkan pelapor untuk melapor kapan saja dan dari mana saja dengan tingkat anonimitas yang tinggi, mengurangi hambatan psikososial yang biasanya menghalangi korban untuk melapor. Selain itu, sistem ini mempercepat proses manajemen kasus dengan mendokumentasikan data secara digital, yang memudahkan verifikasi, tindak lanjut, dan pengelolaan laporan secara efisien. Selain itu, kebijakan internal yang jelas dan perlindungan terhadap privasi pelapor sangat penting untuk memastikan sistem ini berjalan secara efektif dan aman. Secara keseluruhan, penelitian ini menyarankan bahwa penerapan teknologi digital dapat meningkatkan sistem pelaporan kekerasan seksual di perguruan tinggi, namun tantangan teknis dan kebijakan harus diatasi agar sistem ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif yang maksimal.
Kata Kunci: Kekerasan seksual; Peran sistem pelaporan digital; Teknologi digital; Respon institusi
Keywords
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.18860/egalita.v20i2.38404
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 EGALITA
Editorial Office:
Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA)
Gedung Perpustakaan (Library Building), Lantai 1
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jl. Gajayana No. 50, Malang, East Java, Indonesia 65144
Phone: (+62) 341 551354 | Fax: 0341 572533
Email: egalita@uin-malang.ac.id
P-ISSN: 1907-3461
E-ISSN: 2686-066X
![]()
Egalita under a CC BY SA 4.0 International License.
Member of:
Indexed By:
View My Stats








