The Values of Islamic Conduct in The Javanese Novel by Tulus Setiyadi
Abstract
Novel Jawa adalah salah satu karya sastra yang masih populer hingga saat ini. Novel Jawa berkaitan erat dengan latar belakang pengarang, seperti keadaan sosial masyarakat, pendidikan, maupun agama. Setiap novel Jawa tentu mengandung nilai-nilai pendidikan karakter atau nilai budi pekerti yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. Dengan demikian, novel Jawa sebagai salah satu karya sastra tidak dapat dipisahkan dari agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai budi pekerti Islam yang terkandung dalam novel-novel Jawa karya Tulus Setiyadi. Sumber data penelitian ini adalah tiga novel Jawa karya Tulus Setiyadi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra yang meliputi tiga tahap analisis data, yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel-novel Jawa karya Tulus Setiyadi mengandung nilai budi pekerti Islam yang didasarkan pada Alquran dan hadis meliputi hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama manusia, dan hubungan manusia dengan diri sendiri. Adanya nilai-nilai budi pekerti dalam novel-novel Jawa karya Tulus Setiyadi diharapkan dapat diteladani dan diimplementasikan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dijadikan sebagai upaya untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arroisi, J., & Badi’, S. (2022). Konsep harga diri: Studi komparasi perspektif psikologi modern dan Islam. Psikologika, 27(1), 89–106. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol27.iss1.art7
Asiah, S. (2018). The values of Islamic education in the tradition of Tolabalango and Madduta. El Harakah, 20(2), 253–266. https://doi.org/10.18860/el.v20i2.4719
Fanhas, E. F. K., & Mukhlis, G. N. (2017). Pendidikan karakter untuk anak usia dini menurut Q.S. Lukman: 13–19. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 3(3a), 42–51. http://103.114.35.30/index.php/Pedagogi/article/view/1032
Farmawati, C. (2020). Al-Haya’ dalam perspektif psikologi Islam: Kajian konsep dan empiris. Jurnal Studia Insania, 8(2), 99–118. https://doi.org/10.18592/jsi.v8i2.3865
Iswanto, A. H. (2021). Nilai-nilai etika hubungan manusia dengan diri pribadi dalam Serat Pustaka Wasiat. Kejawen, 1(1), 15–25. https://doi.org/10.21831/kejawen.v1i1.39529
Junaidi, & Ninoersy, T. (2021). Nilai-nilai ukhuwwah dan Islam wasathiyah jalan moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 89–100. https://doi.org/10.22373/jrpm.v1i1.660
Juniarti, A. P., Saddhono, K., & Wibowo, P. A. W. (2020). Moral value analysis in Serat Kitab Kalam Qodrat for women’s moral education. El Harakah, 22(1), 133–150. https://doi.org/10.18860/el.v22i1.8643
Kasnadi, & Sutejo. (2018). Islamic religious values within Javanese traditional idioms as the Javanese life guidance. El Harakah, 20(1), 33–48. https://doi.org/10.18860/el.v20i1.4850
Khasan, M. (2017). Perspektif Islam dan psikologi tentang pemaafan. At-Taqaddum, 9(1), 69. https://doi.org/10.21580/at.v9i1.1788
Kusuma, S. N., Werdiningsih, Y. K., & Sunarya. (2021). Peran perempuan dalam novel Cinencang Lawe karya Tulus Setiyadi: Kajian feminisme. JISABDA: Jurnal Ilmiah Sastra dan Bahasa Daerah serta Pengajarannya, 2(2), 63–72. https://doi.org/10.26877/jisabda.v2i2.7819
Lestari, S. H., & Alwi, M. Hs. (2020). Kontekstualisasi hadis ‘Berkata baik atau diam’ sebagai larangan hate speech di media sosial: Aplikasi double movement Fazlur Rahman. Al-Bayan, 3(2), 117–130.
Masfiah, U., Darweni, Zakiyah, Muzayanah, U., & Parray, T. A. (2021). Character education values in Javanese literature. El Harakah, 23(1), 65–83.
Raharjo, Y. M., Waluyo, H. J., & Saddhono, K. (2017). Kajian sosiologi sastra dan pendidikan karakter dalam novel Nun pada Sebuah Cermin karya Afifah Afra serta relevansinya dengan materi ajar di SMA. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(1), 16–26. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v6i1.8627
Slamet, Y. B. M., & Marwinda, K. (2021). Masalah sosial dalam Mecaki Katresnan Ing Satengahe Perang Politik karya Tulus Setiyadi. Praxis, 3(2), 101–112. https://doi.org/10.24167/praxis.v3i2.3143
Soehadha, M. (2014). Wedi Isin (takut malu); Ajining Diri (harga diri) orang Jawa dalam perspektif wong cilik (rakyat jelata). Religi Jurnal Studi Agama-Agama, 10(1), 1–11. https://doi.org/10.14421/rejusta.2014.1001-01
Sulaksono, D., Waluyo, B., & Said, D. P. (2018). Prophetic values in post-reform modern Javanese novels. El Harakah, 20(1), 81–98. https://doi.org/10.18860/el.v20i1.4590
Syahdan. (2017). Pendidikan akhlak dalam karya fiksi: Analisis aspek religius dalam novel Sekayu karya Nh. Dini. Palapa, 5(2), 138–148. https://doi.org/10.36088/palapa.v5i2.52
Wati, M. A., Sumarwati, & Saddhono, K. (2019). Islamic religious values in Dhukutan traditional ceremony as character education for elementary school students. El Harakah, 21(1), 65–81. https://doi.org/10.18860/el.v21i1.5615
Zuhdi, M. H. (2017). Istiqomah dan konsep diri seorang Muslim. Religia, 14(1), 111–127. https://doi.org/10.28918/religia.v14i1.36
Zustiyantoro, D., Widodo, Safitri, R. N., & Wahyuni, M. (2020). Pengembangan novelet berbahasa Jawa bertema sejarah Semarang untuk pembelajaran sastra Jawa SMA/Sederajat. Piwulang: Journal of Javanese Learning and Teaching, 8(2), 134–147. https://doi.org/10.15294/piwulang.v8i2.42672
DOI: https://doi.org/10.18860/eh.v24i1.15607
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

