Exploration of Religious Moderation with Local Culture among Samin Community, Bojonegoro

Nanang Setiawan, Abdul Khamid, Muhammad Miftakhul Huda, Abd Muntholip

Abstract


The promotion of religious moderation in Indonesia has become increasingly urgent amid the proliferation of radicalism and extremism among society. This research explores how religious moderation is realized in the daily lives of the Samin community in Bojonegoro. It is a qualitative study that involves observations of the community's traditional life and in-depth interviews with their leaders. The result unveils several local wisdoms: ngelmu iku sejatine dhewe (knowledge is truly one's own), ngudi ilmu (seeking knowledge), ponco soco (humble), ngluruk tanpa rupo (moving without a trace), nyawiji sepi ing pamrih (living in solitude without selfishness), nyawiji ngluruk (living without desire), ngganem sepi ing ngluruk (cultivating simplicity in living without expectations), and ngalembono (being serene). The local cultures play a substantial role in shaping and maintaining religious moderation. Customs and traditions are strong foundations for tolerance among religious communities, thereby creating harmony amidst the diversity of beliefs. This study contributes to a deeper understanding of the balance between religious moderation and local culture in that it provides new insights for researchers, practitioners, and readers interested in the field. It provides a positive contribution to support a better understanding of religious moderation in the local context, with a special focus on the unique experiences of the Samin community.


Implementasi moderasi beragama di Indonesia sudah menjadi hal yang urgen di tengah banyaknya fenomena redikalisme dan ekstremisme di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana moderasi beragama diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat Samin Bojonegoro. Penelitian ini bersifat kualitatif, melibatkan pengamatan kehidupan tradisional masyarakat Samin dan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kearifan lokal di masyarakat Samin Bojonegoro, yaitu: ngelmu iku sejatine dhewe, ngudi ilmu, ponco soco, ngluruk tanpa rupo, nyawiji sepi ing pamrih, nyawiji ngluruk, ngganem sepi ing ngluruk, dan ngalembono. Budaya masyarakat Samin berperan penting dalam membentuk dan menjaga moderasi beragama. Adat dan tradisi menjadi pondasi yang kuat bagi terbentuknya toleransi antar umat beragama dan menciptakan kerukunan di tengah keberagaman keyakinan. Studi ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang keseimbangan antara moderasi beragama dan budaya lokal sehingga memberikan wawasan baru bagi para peneliti, praktisi, dan pembaca yang tertarik dengan bidang ini. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan manfaat untuk mendukung pemahaman yang lebih baik tentang moderasi beragama dalam konteks lokal, dengan fokus khusus pada pengalaman unik masyarakat Samin.

Keywords


local culture; religious moderation; Samin community

Full Text:

PDF

References


Abror, M. (2020). Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi. Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 137–148. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174

Aziz, A. A., Masykhur, A., Anam, A. K., Muhtarom, A., Masudi, I., & Duryat, M. (2019). Implementasi Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Islam. In Kementerian Agama Republik Indonesia. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027

Hanafi, M. (2009). Konsep al-Wasathiah dalam Islam. Harmoni: Jurnal Multikultural Dan Multireligius, 8(32).

Hanifah, U. (2019). Transformasi Sosial Masyarakat Samin Bojonegoro (Analisis Perubahan Sosial dalam Pembagian Kerja dan Solidaritas Sosial Emile Durkheim). Jurnal Sosiologi Agama, 13(1), 41. https://doi.org/10.14421/jsa.2019.131-02

Hermawan, S., & Amirullah. (2016). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif & kualitatif. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Hidayati, N. A., & Shofwani, S. A. (2019). Pemertahanan Identitas Karakter Budaya Masyarakat Samin di Desa Margomulyo Bojonegoro. Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 3(1). https://doi.org/10.24176/kredo.v3i1.4020

Huda, K. (2020). Peran Perempuan Samin dalam Budaya Patriarki di Masyarakat Lokal Bojonegoro. Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 14(1), 76. https://doi.org/10.17977/um020v14i12020p76-90

Huda, K., & Mukti Wibowo, A. (2013). Interaksi Sosial Suku Samin dengan Masyarakat Sekitar (Studi di Dusun Jepang Desa Margomulyo Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Tahun 1990-2012). Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 3(01), 127–148. https://doi.org/10.25273/ajsp.v3i01.907

Kurniawan, M. B., Habsari, N. T., & Hanif, M. (2020). Kehidupan Sosial-Ekonomi Masyarakat Samin Kabupaten Bojonegoro dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 10(2), 249. https://doi.org/10.25273/ajsp.v10i2.6809

Lehman, G. (2010). Interpretive accounting research. Accounting Forum, 34(3–4), 231–235. https://doi.org/10.1016/j.accfor.2010.08.007

Maliki, M., Abidin, M. Z., Kustini, & Hernandi, A. (2021). Agama, Kepercayaan dan Paham Keagamaan. Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI.

Munawaroh, S., Ariani, C., & Suwarno. (2015). Etnografi Masyarakat Samin di Bojonegoro (Potret Masyarakat Samin dalam Memaknai Hidup). In Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Yogyakarta.

Nurdin, F. (2021). Moderasi Beragama menurut Al-Qur’an dan Hadist. Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 18(1), 59. https://doi.org/10.22373/jim.v18i1.10525

Prakosa, P. (2019). Moderasi Beragama: Praksis Kerukunan Antar Umat Beragama. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity, 4(1), 45–55. https://doi.org/https://doi.org/10.37364/jireh.v4i1.69

Purnama, Y. (2021). Hukum Berjual-Beli dan Menggunakan Produk Non-Muslim. Www.Muslim.or.Id. https://muslim.or.id/69088-hukum-berjual-beli-dan-menggunakan-produk-non-muslim.html

Rhoades, E. A. (2011). Commentary: Literature reviews. Volta Review, 111(1), 61–71. https://doi.org/10.17955/tvr.111.1.677

Ritonga, A. W. (2021). Konsep Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama Bagi Generasi Milenial Berbasis Al-Qur’an. Al-Afkar: Journal of Islamic Studies, 4(1). https://doi.org/https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v4i1.170

Rofik, M. N., & Misbah, M. (2021). Implementasi Program Moderasi Beragama yang Dicanangkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Banyumas di Lingkungan Sekolah. Lectura: Jurnal Pendidikan, 12(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31849/lectura.v12i2.7611

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Sutrisno, E. (2019). Aktualisasi Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan. Jurnal Bimas Islam, 12(2). https://doi.org/https://doi.org/10.37302/jbi.v12i2.113

Tuasikal, M. A. (2018). Hadits Arbain #15: Berkata yang Baik, Memuliakan Tamu dan Tetangga. Www.Rumaysho.Com. https://rumaysho.com/18958-hadits-arbain-15-berkata-yang-baik-memuliakan-tamu-dan-tetangga.html

Tuasikal, M. A. (2020). Apakah Islam Mengenal Toleransi Antarumat Beragama? Www.Rumaysho.Com. https://rumaysho.com/26034-apakah-islam-mengenal-toleransi-antarumat-beragama.html

Widiana, N. (2016). Pergumulan Islam dengan Budaya Lokal Studi Kasus Masyarakat Samin di Dusun Jepang Bojonegoro. Jurnal Teologia, 26(2), 198–215. https://doi.org/10.21580/teo.2015.26.2.428




DOI: https://doi.org/10.18860/eh.v25i2.24243

Editorial Office:
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jalan Gajayana No.50, Malang, Indonesia 65144
This work is licensed under a CC-BY-NC-SA.
el Harakah, ISSN : 1858-4357 | e-ISSN : 2356-1734
Phone : +6282333435641
Fax : (0341) 572533
Email : elharakah@uin-malang.ac.id
elharakahjurnal@gmail.com
Website : http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang