The Continuity and Discontinuity of Visiting Sheikh Yusuf Tomb Tradition in Kobbang Gowa-South Sulawesi
Abstract
Temuan tulisan ini menunjukkan bahwa ritual tradisi ziarah makam Syekh Yusuf di Kobbang dari waktu ke waktu mengalami perubahan. Pada awalnya masih ditemukan ritual yang kental dengan nuansa bid’ah tapi pada perkembangan lebih lanjut nuansa bid’ahnya mulai terkikis berkat usaha para da’i Islam. Motivasi yang melatarbelakangi para peziarah pada umumnya agar hajat mereka dapat terpenuhi, seperti hajat mendapatkan jodoh, keturunan, rezeki, kesehatan dan ketenangan batin. Tetapi ada pula yang berziarah ke makam Syekh Yusuf karena motivasi menghargai ulama atau pahlawan atau sekedar berwisata. Dalam konteks masyarakat yang terus mengalami perkembangan, nampaknya tradisi ini tetap bertahan, karena Syekh Yusuf dianggap sebagai seorang yang memiliki karomah, seorang wali, ulama dan seorang pahlawan. Kepribadian yang dimiliki oleh Syekh Yusuf dianggap akan mendatangkan berkah bagi para peziarah. Karena itu, bagi sebagian masyarakat modern, tradisi ini tetap hidup dan dijadikan sebagai salah satu alternatif mencari ketenangan batin dan menyembuhkan penyakit yang tidak terjangkau oleh medis.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al Rasyid, H. K. (2005). Statistika sosial. Bandung: Program Pasca Sarjana UNPAD.
Cense, A. A. (1950). Die verering van Sjaich Jusuf in Zuid Celebes. In S. Van Ronkel (Ed.), Bingkisan Budi. Amsterdam: A. W. Sijthoff’s Uitg N.V.
Hamid, A. (2005). Syekh Yusuf, seorang ulama, sufi dan pejuang. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Slouka, M. (1999). Ruang yang hilang: Pandangan humanis tentang budaya cyberspace yang merisaukan. Bandung: Mizan.
Sztompka, P. (2012). Sosiologi perubahan sosial. Jakarta: Prenada Media Group.
Wilcox, L. (2012). Psikologi kepribadian: Analisis seluk-beluk kepribadian manusia. Yogyakarta: Ircisod.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v18i1.3500
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

