Kampung Naga: Sebuah Representasi Arsitektur sebagai Bagian dari Budaya
Abstract
Dalam artikel ini, penulis mencoba menjelaskan arsitektur sebagai produk budaya masyarakat tertentu karena arsitektur merupakan representasi kehidupan sosial di alam dan individu. Oleh karena itu, mempelajari arsitektur tidak dapat dipisahkan dari tiga elemen dasar, yaitu konsep, metode, dan kinerja. Kesemuanya disatukan dalam nilai, kebutuhan, dan kinerja fisik. Arsitektur adalah bagian dari budaya yang setiap unsurnya termasuk dalam sistem budaya. Unsur budaya yang termasuk dalam arsitektur meliputi konsep, pemikiran dan aturan, sikap dan perilaku sebagai sistem sosial. Baik sistem budaya maupun sosial membangun arsitektur sebagai kinerja fisik artefak. Kesederhanaan arsitektur Kampung Naga menunjukkan nilai besar dari budaya masyarakat itu yang diwakili elemen-elemennya. Arsitektur Kampung Naga juga menunjukkan keindahan yang berasal dari kesederhanaan dan kerendahan hati. Keindahan bisa muncul dari suatu parametrik atau terukur, yang tidak parametrik dan beragam. Hal-hal terukur mungkin bisa dilihat secara fisik, tapi tak terukur namun bisa dirasakan Arsitektur dipengaruhi oleh budaya dengan seluruh elemennya yang meningkatkan pola perilaku Karena itu, arsitektur harus dibangun dengan basis dan semangat budaya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ching, F. D. K. (2000). Arsitektur: Bentuk, ruang dan tatanan (terj.). Jakarta: Erlangga.
Koentjaraningrat. (2005). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Laurens, J. M. (2001). Studi perilaku lingkungan. Surabaya: Percetakan Universitas Kristen Petra.
Mangunwijaya, Y. B. (1995). Wastu citra. Jakarta: Gramedia.
Padma, A., et al. (2001). Kampung Naga: Permukiman warisan karuhun. Bandung: Foris.
Ronald, A. (2007). Catatan perkuliahan antropologi budaya. Yogyakarta: Pascasarjana Jurusan Teknik Arsitektur, Universitas Gadjah Mada.
Sunaryo, R. G. (2007). Mengikuti langkah pikir Romo Mangun. Dimensi Teknik Arsitektur, 35(1), 41–45. https://doi.org/10.9744/dimensi.35.1.%25p
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v1i1.421
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
