Spiritualisasi Keilmuan: Mengkonstruksi Peradaban Intelektual Muslim Abad Ke-21
Abstract
Sarjana Barat yang memisahkan antara sains dan agama telah membawa orang di titik akhir peradaban. Oleh karena itu, tugas sarjana Islam di abad ke 21 adalah membangun kembali integritas intelektual spiritual dalam kerangka sains dan peradaban. Tanggung jawab utama ulama Muslim, saat ini, dalam mencapai kecerahan hidup adalah merekonstruksi paradigma sains dengan merelokasi Tuhan sebagai aliran pemikiran utama. Waktu cemerlang peradaban Madinah menjadi titik awal dari kemuliaan peradaban Islam yang telah berhasil masuk ke seluruh dunia. Oleh karena itu, orientasi intelektual yang telah menjadi tanggung jawab umat Islam adalah mereformasi prinsip peradaban Madinah untuk direkonstruksi hingga saat ini. Ini adalah isu yang sangat penting karena peradaban Madinah belum terbentuk, yang mungkin bagi ulama Islam dapat berbicara banyak tentang peradaban abad 21. Pada awal periode Islam, pertarungan yang diajukan oleh para ilmuwan Muslim mendekonstruksi cara berpikir jahiliyah, jihad besar ulama Muslim saat ini sedang membangun kembali cara berpikir ilmiah yang saat ini bersifat empiris. Lebih dari itu, tanggung jawab ilmuwan Muslim adalah menyajikan spiritualisme dalam wacana ilmiah. Integrasi sains dan agama telah menjadi konseptualisasi sainsnya, oleh karena itu, al Quran akan selalu menjadi sumber sains abadi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Capra, F. (2000). Titik balik peradaban: Sains, masyarakat dan kebangkitan kebudayaan. Yogyakarta: Bentang Budaya.
Departemen Agama Republik Indonesia. (1993). Al-Qur’an dan terjemahannya (Edisi baru). Jakarta: Depag RI.
Denton, M. (1986). Evolution: A theory in crisis. London: Burnet Books.
Lauer, R. H. (1989). Prespektif tentang perubahan sosial. Jakarta: Bina Aksara.
Madjid, N. (1995). Islam agama kemanusiaan: Membangun tradisi dan visi baru Islam Indonesia. Jakarta: Paramadina.
Marx, K. (2000). Contribution to the critique of Hegel’s philosophy of right. In On Religion (Original work published 1957). In A. M. Ramly, Peta pemikiran Karl Marx: Materialisme dialektis dan materialisme historis. Yogyakarta: LKiS.
Nasr, S. H. (1989). Knowledge and the sacred. New York: State University of New York Press.
Saunders, J. J. (1994). A history of medieval Islam. In J. L. Esposito, Ancaman Islam: Mitos atau realitas. Bandung: Mizan.
Watt, W. M. (1972). The influence of Islam on medieval Europe. Edinburgh: University Press.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v0i0.439
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
