Following The Prophet Muhammad Character through Ngabuleh Tradition in Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan
Abstract
Penelitian ini merupakan bagian dari relevansi karakter kepribadian Nabi Muhammad dengan tradisi kabuleh dalam teori FAST (fathanah, amanah, siddiq, and tabligh). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan tradisi ngabuleh dalam tinjauan agama, budaya, dan ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologis. Data diperoleh dari hasil observasi berperan serta, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan tahap kesimpulan. Informan dalam penelitian ini kabuleh di Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, secara agama, ngabuleh merupakan implementasi nila-nilai ajaran Islam tentang keteladanan sifat Nabi, dan keikhlasan. Secara budaya, sebagai bentuk kepatuhan penghormatan yang tinggi kepada pilar-pilar penyangga kebudayaan Madura, yakni bhuppa’-bhabhu’-ghuru-rato (bapak, ibu, guru/kiai, ratu/pemerintah). Secara ekonomi, bahwa kabuleh yang berkhidmat kepada kiai dengan bekerja pada usaha milik kiai/pesantren memberikan kontribusi skill dan kompetensi santri dalam bidang entrepreneur.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afzalurrahman. (1997). Muhammad a trader (D. N. Juliati et al., Trans.). Jakarta: Yayasan Swana Bhumy.
Albertus, D. K. (2010). Character building. Jakarta: Grasindo.
Al-Munawwir. (2000). Arabic-Indonesian and Indonesian-Arabic dictionary. Jakarta: Paramadina.
Antonio, M. S. (2010). Muhammad SAW: The super leader super manager. Jakarta: proLM Center and Tazkia Publishing.
Bakhri, M. S. (2012). Successful business ala Rasulullah SAW. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Bogdan, R., & Taylor, S. J. (1992). Qualitative research methods. Surabaya: Usaha Nasional.
Creswell, J. W. (2002). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (N. Khabibah, Trans.). Jakarta: KIK Press.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2009). Handbook of qualitative research (Dariyanto et al., Trans.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gunara, T., & Sudibyo, U. H. (2007). Marketing Muhammad: Reliable strategies and appropriate business practices of the Prophet Muhammad SAW. Bandung: Salamadani Pustaka Semesta.
Presidential Decree No. 22 of 2015 on Santri Day, October 15, 2015.
Ibnu Maskawih. (1934). Tahdzib al-Akhlak wa Tathir al-A’raq. Mesir: Al Mathba’ah al-Misriyah.
Moleong, L. J. (2006). Qualitative research methodology. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhadjir, N. (1996). Qualitative research methodology. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Muhadjir, N. (2002). Scientific methodology: Qualitative, quantitative, and mixed paradigms. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Qadir, A. (2005). Footsteps renewal of Islamic thought in Indonesia. Bandung: CV Pustaka Setia.
Stoner, J. A. F., & Freeman, R. E. (1995). Management. Jakarta: Intermedia.
Sugiono. (2010). Educational research methods: Quantitative, qualitative and R&D approaches. Bandung: Alfabeta.
Suprayogo, I., & Tobroni. (2001). Religious social research methodology. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tafsir, A. (2006). Islamic education philosophy. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Yasin, A. F. (2008). The dimensions of Islamic education. Malang: UIN Malang Press.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v20i1.4473
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

