Institusi Persaudaraan Sufi
Abstract
Perubahan mistisisme pribadi menjadi sebuah lembaga terkait dengan perkembangan dan penyebaran mistisisme (tasawuf) itu sendiri. Diseminasi mistisisme mengundang lebih banyak orang ingin belajar tentang mistisisme. Selain itu, mereka juga bertemu dengan orang-orang berpengetahuan dan berpengalaman dalam mistisisme yang membimbing mereka. Namun, belajar dengan metode pengajaran yang disusun berdasarkan pengalaman sains praktis adalah suatu keharusan, oleh karena itu, guru tasawuf / mistisisme merumuskan sistem pembelajaran tasawuf berdasarkan pengalamannya. Oleh karena itu, sistem pembelajaran merupakan ciri khas institusi. Selanjutnya, hubungan suficmystic berkembang antara guru dan siswa, maka siswa ingin mempertahankan doktrin guru. Akibatnya, ia menciptakan jenis hubungan yang berbeda ini mengubah pendekatan ilmiah mereka. Makalah ini membahas jenis institusi tentang mistisisme yang mengubah pendekatan ilmiah mereka misalnya dengan barakah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al-Khatib, M. A. (1989). Usul al-Hadith. Beirut: Dar al-Fikr.
Amin Kurdi, M. (1994). Tanwir al-Qulub fi mu’amalat ‘Allam al-Ghuyub. Dar al-Fikr.
Haeri, F. (2000). Jenjang-jenjang sufisme (I. Burdah & Shohifullah, Trans.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Lapidus, I. M. (1999). Sejarah sosial umat Islam (Vols. I & II; G. A. Mas’adi, Trans.). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Schimmel, A. (1975). Mystical dimensions of Islam. Chapel Hill: University of North Carolina Press.
Shah, I. (2000). Mahkota sufi: Dunia ekstra dimensi (Hidayatullah & Roudlon, Trans.). Surabaya: Risalah Gusti.
Siregar, R. (2000). Tasawuf: Dari sufisme klasik ke neo-sufisme. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Trimingham, J. S. (1973). The Sufi orders in Islam. London: Oxford University Press.
Van Bruinessen, M. (1995). Kitab kuning, pesantren dan tarekat: Tradisi-tradisi Islam di Indonesia. Bandung: Mizan.
Van Bruinessen, M. (1998). Tarekat Naqsyabandiyah di Indonesia. Bandung: Mizan.
Watt, W. M. (1985). Islamic philosophy and theology. Edinburgh: Edinburgh University Press.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v8i3.4605
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
