Tragedi Kematian Tuhan: Kajian atas Aforisme Nietzsche “Tuhan Telah Mati”
Abstract
Proklamasi God is dead adalah pernyataan yang paling melekat dalam ingatan orang tentang sosok Nietzsche. Sabda itulah yang melambungkan dirinya hingga pada tingkat kesohoran melintasi ruang geografis dan waktu dalam hitungan abad. Tidak heran jika kemudian ia mendapatkan beragam stigma. Sebut saja julukan “Sang Penjagal Tuhan” yang diidentikkan dengan ateisme dan gerakan-gerakan anti agama. Sekilas Nietzsche terlihat seperti pembenci Tuhan meskipun secara bijak ia telah pantas berada pada posisi tengah di antara “agama dan anti agama”, “religius dan sekular”. Alasannya ialah Tuhan yang dia benci adalah Tuhan yang sewenang-wenang dan tidak adil. Ia ingin agar manusia bebas dari janji-janji palsu dunia dan mulai mencari kebenaran.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Armstrong, K. (2001). A history of God: 4000-year quest of Judaism, Christianity and Islam (Sadat Ismail, Trans.). Jakarta: Nizam Press.
Bagus, L. (2000). Kamus filsafat. Jakarta: Gramedia.
Copleston, F. S. (1963). A history of philosophy (Vol. 7): Fichte to Nietzsche. London: Search Press.
Coward, H. (1985). Pluralism, challenge to world religions. New York: Orbis Books.
Dagun, S. M. (1990). Filsafat eksistensialisme. Jakarta: Rineka Cipta.
Haryatmoko. (n.d.). Genealogi moral: Pembongkaran agama dan aspek destruktifnya [Unpublished manuscript]. Program Pascasarjana IAIN Kalijaga.
Hashem, O. (2001). Agama Marxis: Asal-usul ateisme dan penolakan kapitalisme (J. Rahmat, Intro.). Bandung: Nuansa.
Keiser, B. (2000). Beragama di saat krisis. BASIS, 49(11–12).
Magnis-Suseno, F. (1997). 13 tokoh etika: Sejak zaman Yunani sampai abad ke-19. Yogyakarta: Kanisius.
Molina, F. (1963). Existentialism as philosophy. New Jersey: Prentice Hall.
Nietzsche, F. (2000a). Thus spoke Zarathustra (Sudarmaji & A. Santosa, Trans.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Nietzsche, F. (2000b). Twilight of the idols and the anti-Christ (Hatono Hadikusumo, Trans.). Yogyakarta: Bentang.
Nietzsche, F. (2000c). Ecce homo: How one becomes what one is (Intan Naomi, Trans.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Noor, K. A. (1998). Tuhan yang diciptakan dan Tuhan yang sebenarnya. Jurnal Pemikiran Islam Paramadina, 1(1).
Russell, B. (2001). History of western philosophy (2nd ed.). Oxford: Alden Press.
Sindhunata. (2000). Kritik humanisme-ateis. BASIS, 49(11–12).
Sunardi, S. (1996). Nietzsche. Yogyakarta: LKiS.
Van Der Weij, G. (2000). Filosofen over de mens (K. Bertens, Trans.). Yogyakarta: Kanisius.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v6i2.4670
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
