Modernisme dan Fundamentalisme sebagai Fenomena Gerakan Keagamaan dalam Sosial Masyarakat

Mohammad Asrori Alfa

Abstract


Many issues on "Modernism" and "Fundamentalism" prove the development of ideologies and sects as religious, social, and politic phenomena existing in society. Nevertheless, this study aims to focus on the religious phenomena only because each of the ideologies and sects cannot be separated from its historical root that is related much to the problems of Christian development in western countries. Furthermore, this study results from intellectual exploration that is able to find out and sketch the characteristics of "Modernism" and "Fundamentalism" as religious phenomena existing in society. As a result, it can finally distinguish the typology of social communities that include in the category of each ideology. Moreover, it explains that that various performances of religious movements in society can be included in the typology of each ideology.


Banyak isu tentang "Modernisme" dan "Fundamentalisme" membuktikan perkembangan ideologi dan sekte sebagai fenomena agama, sosial, dan politik yang ada di masyarakat. Namun demikian, penelitian ini bertujuan untuk fokus pada fenomena keagamaan hanya karena masing-masing ideologi dan sekte tidak dapat dipisahkan dari akar historisnya yang terkait dengan masalah perkembangan Kristen di negara-negara barat. Selanjutnya, hasil penelitian ini berasal dari eksplorasi intelektual yang mampu mengetahui dan membuat sketsa karakteristik "Modernisme" dan "Fundamentalisme" sebagai fenomena religius yang ada di masyarakat. Akibatnya, akhirnya bisa membedakan tipologi komunitas sosial yang termasuk dalam kategori masing-masing ideologi. Terlebih lagi, ini menjelaskan bahwa berbagai pertunjukan gerakan keagamaan di masyarakat dapat dimasukkan dalam tipologi masing-masing ideologi.

Keywords


modernism; fundamentalism

Full Text:

PDF

References


Al-Qadir al-Sufy. (1979). Resurgent Islam 1400 Hijra. Norwich: Diwan Press.

Bannerman, P. (1988). Islam and perspective: A guide to Islamic society, politics, and law. London: Routledge.

Bender, L. (1961). Religion and politics in Pakistan. Berkeley & Los Angeles: University of California Press.

Dekmejian, H. (1985). Islam in revolution: Fundamentalism. Syracuse: Syracuse University Press.

Fikry, A. N. (2004). Akar sejarah fundamentalisme (pertumbuhan dan perkembangannya). Surabaya: Makalah PPS IAIN.

Gharaudy, R. (1993). Islam fundamentalis dan fundamentalis lainnya. Bandung: Pustaka.

Gibb, H. A. R. (1997). Modern trends in Islam. Chicago: University of Chicago Press.

Hanafi, H., & Al-Jabiri, M. (2003). Membunuh syetan dunia: Meleburkan ke timur dan barat dalam cakrawala kritik dan dialog (B. Umari, Trans.). Yogyakarta: IRCiSoD.

Handy, R. T. (1955). Fundamentalism and modernism in perspective. Religion Life. New York City.

IslamLib. (n.d.). Jones, S. Motivasi ideologis aktivis JI sangat kuat. Retrieved from http://www.islamlib.com/id/page.php?=article&id

Jameelah, M. (1977). Islam and modernism. Lahore: Islamic Publications.

Jameelah, M. (n.d.). Islam dan modernism (A. Jaenuri et al., Trans.). Usaha Nasional.

Jaenuri, A. (2002). Tradisi dan modernitas: Reevaluasi polarisasi makna istilah. Akademika: Jurnal Studi Keislaman, 15(1). Surabaya: Program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel.

Lawrence, B. B. (1989). Defenders of God. San Francisco: Harper & Row.

Mahendra, Y. I. (n.d.). Modernisme dan fundamentalisme dalam politik Islam. Jakarta: Paramadina.

Majid, N. (1999). Islam: Doktrin dan peradaban. Jakarta: Yayasan Wakaf Paramadina.

Pipes, D. (1983). In the path of God: Islam and political power. New York: Basic Books.

Rahman, F. (1979). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. Minneapolis: Bibliotheca Islamica.

Rahman, F. (1982). Islam. Chicago: University of Chicago Press.

Smith, W. C. (1946). Modern Islam in India: A social analysis. New York: Russell & Russell.

Taylor, A. R. (1988). The Islamic question in Middle East politics. London: Westview.

The Encyclopedia Americana. (1970). (Vol. 19). International Edition.

The Oxford English Dictionary. (1988). Oxford: Oxford University Press




DOI: https://doi.org/10.18860/el.v8i2.4749

Editorial Office:  Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jalan Gajayana No.50, Malang, Indonesia 65144

CC BY-NC-SA 4.0

This work is licensed under a CC-BY-NC-SA.
ISSN: 1858-4357 | e-ISSN: 2356-1734

Phone: +6282333435641
Fax: (0341) 572533
Email: elharakah@uin-malang.ac.id
elharakahjurnal@gmail.com
Website: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang