ARAB COMMUNITY ENCOUNTER WITH KAILI CULTURE IN EDUCATION AND DA’WAH

Syakir Mahid, Andriansyah Andriansyah, Ismail Suardi Wekke

Abstract


This article identifies the Islamic education movement and da’wah (Islamic missionary endeavor) of the Arab community in Palu incorporated in the Alkhairat organization. The formation of this organization arose from a madrasah (madrassa) named “Madrasah Alkhairat Al-Islamiyah” found by Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, an ulama (Islamic scholar) from Hadramaut, in 1930 in Palu. The formation of the madrasah was the response of the Arab community in Palu Valley to the Christianization of Dutch Christian missionaries under the auspices of the Leger Dois Heist (Salvation Army). This study uses non-participant observation methods and purposive in-depth interviews with ten subjects consisted of leaders, teachers and staffs in Alkhairat to obtain data related to the topic. Furthermore, the authors verify the data. Finally, this article shows that the Islamic education and da’wah movement undertaken by the Arab community in Palu Valley reflects the process of integration and harmonization of Arabs with local people, and has supported the construction progress in Palu.


Artikel ini mengidentifikasi gerakan pendidikan dan dakwah Islam komunitas Arab di Palu yang tergabung dalam organisasi Alkhairat. Terbentuknya organisasi ini berawal dari sebuah madrasah bernama “Madrasah Alkhairat Al-Islamiyah” yang didirikan oleh Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, seorang Ulama asal Hadramaut, pada tahun 1930 di Palu. Pembentukan madrasah tersebut merupakan respon komunitas Arab di Lembah Palu terhadap kristenisasi yang dilakukan oleh para misionaris kristen Belanda di bawah naungan Leger Dois Heist (Bala Keselamatan) terhadap masyarakat Palu dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode observasi non-partisipan dan wawancara mendalam terhadap sepuluh orang yang terdiri pimpinan, guru maupun staff dalam jaringan Alkhairat guna mendapatkan data terkait topik yang dikaji. Selanjutnya, penulis melakukan verifikasi data yang dijadikan bahan dalam penulisan. Akhirnya, artikel ini menunjukkan bahwa gerakan pendidikan dan dakwah Islam yang dilakukan oleh komunitas Arab di Lembah Palu mencerminkan proses integrasi dan upaya harmonisasi orang-orang Arab dengan masyarakat lokal setempat serta telah mendukung perkembangan pembangunan di Kota Palu.


Keywords


Dakwah; Education; Harmonization; Migration

Full Text:

PDF

References


Algadri, Hamid. 1996. Islam dan Keturunan Arab Dalam Pemberontakan Melawan Belanda. Bandung: Mizan.

Andriansyah, 2015. Terbentuknya Jaringan Sosial dan Politik Alkhairat di Palu 1930-1980-an, Unpublished Thesis. Pascasarjana Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.

Ariffin, Sedek, Mustaffa Abdullah, Ishak Suliaman & Khadher Ahmad. 2013. Effective Techniques of Memorizing the Quran: A Study at Madrasah tahfiz Al-quran, Terengganu, Malaysia. Middle-East Journal of Scientific Research, 13 (1), 145-153.

Azra, Azyumardi. 2002. Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Bandung: Mizan.

Azra, Azyumardi. 2015. Genealogy of Indonesian Islamic Education: Roles In The Modernization of Muslim Society. Heritage of Nusantara Journal, 4 (1), 85-114.

Baal, J. van 1987. Sejarah dan Pertumbuhan Teori Antropologi Budaya (hingga Dekade 1970). Jakarta: Gramedia.

Berg, L.W.C. van den. 2010. Orang Arab di Nusantara. Depok: Komunitas Bambu.

Dhofier, Zamakhsyari. 1985. Tradisi Pesantren: Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai. Jakarta: LP3S.

Farid, Akhmad, Soemarno, Marsoedi & Budi Setiawan. 2013. Community Social And Culture Characteristic In Bawean Island, Indonesia. Global Journal of Arts Humanities and Social Sciences, 1 (2), 30-42.

Fauzi, Muhammad Latif. 2012. Traditional Islam in Javanese Society: The Roles of Kyai and Pesantren in Preserving Islamic Tradition and Negotiating Modernity. Journal of Indonesian Islam, 6 (1), 125-144.

Hashim, Che Noraini and Hasan Langgulung. 2008. Islamic Religious Curriculum in Muslim Countries: The Experiences of Indonesia and Malaysia. Bulletin of Education & Research, 30 (1), 1-19.

Hellman, Jörgen. 2017. Living together with ancestors: cultural heritage and sacred places on West Java. International Journal of Religious Tourism and Pilgrimage, 5 (1), 78-88.

Hikmat. 2011. Pesan-Pesan Dakwah Dalam Bahasa Tutur. Jurnal Ilmu Dakwah, 5 (17), 257-270.

Hirschman.1935. Memorie van Overgave (MvO) Afdeeling Donggala.

Ja’far, Handoko. 2015. Indonesian Islamic Education: Towards Science Development. Walisongo Journal, 23 (2), 331-344.

Kambay, Sofyan B. 1991. Perguruan Islam Alkhairat dari masa ke masa. Palu: PB Alkhairat.

Kroef, J.M. van der. 1954. Indonesia in the Modern World. Bandang: Masa Baru Bandung.

Kutoyo, Sutrisno. 1987. Sejarah Pendidikan Daerah Sulawesi Tengah. Jakarta: Depdikbud.

Mahid, Syakir, Haliadi & Syafrullah. 2009. Sejarah Sosial Sulawesi Tengah. Yogyakarta: Pilar.

Mokodenseho, Sabil & Wekke, Ismail Suardi. 2017. Toleransi Beragama dan Pembelajaran Agama Islam. Prosiding, 1(1), 67-75.

Nainggolang, Nurhayati. 1997. Sejarah Daerah Sulawesi Tengah. Jakarta: Depdikbud.

Noer, Deliar. 1996. Gerakan Modern Islam di Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Nursiah, Poppy. 2009. Keberadaan Masyarakat Arab Di Kota Palu, Unpublished Thesis. Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan PIPS FKIP Universitas Tadulako.

Pettalongi, Sagaf S. 2017. Melacak akar pendidikan islam dalam sistem pendidikan nasional Indonesia. Paedagogia: Jurnal Pendidikan, 6 (1), 41-55.

Pohl, Florian. 2015. On the Role of Interreligious Dialogue in Religious Studies Programs at Indonesian State Islamic Universities. Journal of Ecumenical Studies, 50 (1), 159-166.

Ricklefs, M.C. 2008. Sejarah Indonesia Modern 1200-2004. Jakarta: Serambi.

Steenbrink, Karel A. 1986. Pesantren Madrasah Sekolah Pendidikan Islam dalam Kurun Modern. Jakarta: LP3ES.

Suleymanova, Dilyara. 2015. Islam as moral education: madrasa courses and contestation of the secular in the Republic of Tatarstan, Russia. Vol. 43.

Sutiyono. 2015. Social Traditions and the Islamic Purification Movement in Indonesia. Mediterranean Journal of Social Sciences, 6 (2), 251-259.

Tan, Charlene. 2014. Educative tradition and Islamic schools in Indonesia. Journal of Arabic and Islamic Studies, 14 (1), 47-62.

Volksteling 1930, Dell V, Inheemsche Bevolking Van Borneo Celebes, De Kleine Soenda Eilanden en De Molukken, Cencus of 1930 The Netherlands Indie, Departemen Van Economische Zaken.

Voorn, 1925. Memorie van Overgave (MvO) Afdeeling Donggala

Wekke, Ismail Suardi. 2017. Migrasi Bugis dan Madura di Selatan Papua Barat: Perjumpaan Etnis dan Agama di Minoritas Muslim. Intelektualita, 6 (2), 163-180.

Wekke, Ismail Suardi. 2016. Arabian society in Kaili lands, central Sulawesi: Arabic education and its movement. Tawarikh 7(1), 63-74.

Wigman, 1921. Memorie van Overgave (MvO) Afdeeling Donggala

Yamaguchi, Matoki. 2016. Islamic School and Arab Association: Ahmad Surkatis Reformist Thought and Its Influence on the Educational Activities of al-Irshad. Studia Islamika, 23 (3), 435-469.

Zubair, Hasan. 2016. Nature and Significance of Islamic Economics. Journal of Economic and Social Thought, KSP Journals, 3 (3), 400-416.




DOI: https://doi.org/10.18860/el.v20i1.4788

Member of :

CrossRef

Indexed by :

DOAJ SINTA Moraref Portal Garuda Google Scholar JTOCS  ISSUU Indonesia One Search Sinta 

Tools:

turnirtin 


Editorial Office:

Humas, Dokumentasi dan Publikasi (INFOPUB)
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia
Rectorate 4th floor
Jalan Gajayana No.50, Malang, Indonesia 65144
Mobile. +62 82333435641, Faks. (0341) 572533
email: elharakah@uin-malang.ac.id/elharakahjurnal@gmail.com 

Website: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub/index


Creative Commons License
This work is licensed under a CC-BY-NC-SA.
© All rights reserved 2015. el Harakah, ISSN : 1858-4357 | e-ISSN : 2356-1734