Expressive Speech Acts and Cultural Values in Collection of Short Stories Wahah al-Asdiqa’
Abstract
Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur ekspresif dan nilai-nilai budaya dalam masyarakat Arab dalam kumpulan cerita pendek Wahah al-Asdiqa’. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode konten analisis. Pertama, peneliti membaca dan mengkaji data lalu mencatat tindak tutur ekspresif, setelah itu mengklasifikasi dan menganalisis perkataan tersebut dalam tindak tutur ekspresif dan nilai-nilai budaya dalam masyarakat Arab, dan kemudian menginterpretasikan data. Berdasar hasil analisis, ada delapan tipe ucapan berterima kasih yang menggunakan tindak tutur ekspresif, satu respon dari ucapan terima kasih, lima permintaan maaf, tujuh sapaan, dua ucapan selamat, 40 pujian, lima ungkapan sedih, 14 ungkapan bahagia, dan tiga kata hinaan, selain itu ada beberapa nilai budaya Arab seperti bahasa, seni, agama, teknologi, mata pencaharian, organisasi sosial, dan ilmu. Kebanyakan budaya masyarakat Arab didasarkan pada pengajaran Islam, seperti cara menyapa, pujian terhadap Tuhan, kisah-kisah nabi, budaya membuat puisi, dan sebagainya. Tindak tutur ekspresif dan nilai budaya harus diajarkan kepada siswa yang mempelajari Bahasa Arab untuk meningkatkan tindak tutur ekspresif dan memiliki kompetensi multi kultural dalam berkomunikasi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Al Taʻlīmī, M. (2017). Speech act. Mubtath Magazine, 10, 1–10.
Arifiany, N. (2016). Pemaknaan tindak tutur direktif dalam komik Yowamushi Pedal chapter 87–93. Journal of Japanese Literature, 2(1), 1–16.
Koentjaraningrat. (2000). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kuncara, S. D. (2013). Analisis terjemahan tindak tutur direktif pada novel The Godfather dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Transling: Journal of Translation and Linguistics, 1(1), 1–20.
Mayring, P. (2000). Qualitative content analysis. Forum: Qualitative Social Research, 1(2), Art. 20. http://nbn-resolving.de/urn:nbn:de:0114-fqs0002204
Rahardi, K. (2005). Pragmatik: Kesantunan imperatif bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Siska, Y. (2016). Konsep dasar IPS. Yogyakarta: Garudhawaca.
Tatang, & Syihabuddin. (2014). Analisis tuturan direktif dan nilai budaya pada buku al-‘Arabiyah bayna Yadayka. Jurnal el Harakah, 16(1), 119–129.
University of Qasdi Mervah Digital Library. (n.d.). [PDF resource]. https://dspace.univ-ouargla.dz/jspui/bitstream/123456789/6186/1/02.pdf
Warsito. (2012). Antropologi budaya. Yogyakarta: Ombak.
Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2011). Analisis wacana pragmatik: Kajian teori dan analisis. Surakarta: Yuma Pustaka.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v20i1.4828
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

