Moral Value Analysis in Serat Kitab Kalam Qodrat for Women’s Moral Education
Abstract
Moralitas merupakan upaya untuk membimbing manusia menggunakan akalnya untuk membedakan kebaikan dan keburukan. Wanita Indonesia khususnya wanita Jawa disebut bermoral ketika memiliki budi pekerti luhur yang tercermin dari sikap lembut, santun, setia dan taat beragama. Banyak produk budaya Indonesia yang menggambarkan sosok perempuan ideal dari segi fisik hingga moralitas. Salah satu produk budaya yang didedikasikan untuk menggambarkan moral ideal bagi perempuan adalah tembang macapat. Salah satu tembang macapat yang memuat nilai moral bagi perempuan adalah tembang macapat yang ada di dalam serat Kitab Kalam Qodrat (KKQ). Fokus studi ini mengkaji isi dan nilai moral dari Serat KKQ menggunakan perspektif gender, dengan fokus utama pada gender perempuan. Hasil kajian dapat digunakan sebagai model bagi perempuan Indonesia serta untuk mendukung pendidikan karakter perempuan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan objek kajian serat KKQ. Menggunakan metode analisis isi. Data utama penelitian ini adalah serat KKQ koleksi museum Mpu Tantular Sidoarjo dan skripsi Sri Sulistianingsih (2016) dengan judul Kitab Kalam Qodrat: suntingan teks dan analisis struktural. Hasil dari penelitian berkaitan dengan moral (akhlak) perempuan, hormat pada orang tua, hormat kepada suami (sikap patuh pada suami, tidak durhaka, setia dan rukun), akhlak berpendirian teguh, menjaga harga diri (kehormatan) serta semangat menuntut ilmu.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abduh, B. (2011). Ibu Itu Sungguh Ajaib. Yogyakarta: Transmedia.
Al-Qur’an Terjemahan. (2015). Departemen Agama RI. Bandung: Darus Sunnah.
Arwanti, N. M. S. (2009). Swadharma Ibu dalam Keluarga Hindu. Denpasar: Widya Dharma.
Budiono, H., & Wiratama, N. S. (2017). Pendidikan nilai dalam tembang macapat Dhandanggula. Jurnal Penelitian Pendidikan, 9(1), 1311–1374.
Darmasti. (2011). Kandhasanyata chants as aesthetic expression of Mardusari female singer. Harmonia: Jurnal Pengetahuan dan Pemikiran Seni, 11(3), 180–190.
Endraswara, S. (2013). Seksologi Jawa. Jakarta: Wedatama Widya Sastra.
Indradjaja, A. (2017). Penggambaran ideal perempuan Jawa pada masa Hindu-Buddha: Refleksi pada arca-arca perempuan. Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 6(2), 105. https://doi.org/10.24164/pw.v6i2.210
Kamal, A. M. (2007). Fiqih Sunnah untuk Perempuan. Jakarta: Al-I’tishom Cahaya Umat.
Munir, L. Z. (1999). Memposisikan Kodrat: Perempuan dan Perubahan dalam Perspektif Islam. Jakarta: Mizan.
Pairin, M., Basir, U., & Marifatulloh, S. (2018). The art of tembang macapat: Exclusiveness of the forms, value aspects, and learning approach. Proceedings of the 1st Social Sciences, Humanities and Education Conference (SoSHEC 2018), 222, 226–230. https://doi.org/10.2991/soshec-18.2018.49
Purnama, S. B. (2011). Kesastraan Jawa Pesisiran. Surabaya: Kartika Mulya.
Rahma, A., Wati, G. K., Idris, A. K., & Moordiningsih, M. I. (2013). Pengaruh keteguhan hati dalam kehidupan sosial, budaya dan agama: Tinjauan psikologi Islam dan psikologi indegeneus. Islam dan Peradaban Umat: Bidang Politik Sosial Ekonomi Pendidikan dan Teknologi, 512–526.
Rahminawati, N. (2001). Isu kesetaraan laki-laki dan perempuan (bias gender). Jurnal Sosial dan Pengembangan, 17(3), 273–283. https://doi.org/10.29313/mimbar.v17i3.48
Ratna, N. K. (2008). Teori metode dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rukiyati, S., & Purwastuti, L. A. (2017). Local wisdom-based character education model in elementary school in Bantul Yogyakarta Indonesia. Sino-US English Teaching, 14(5). https://doi.org/10.17265/1539-8072/2017.05.003
Saddhono, K., & Pramestuti, D. (2018). Study of religious values based on Javanese local wisdom. El-Harakah, 20(1), 15–32. https://doi.org/10.18860/el.v20i1.4724
Setiyadi, D. B. P. (2013). Discourse analysis of Serat Kalatidha: Javanese cognition system and local wisdom. Asian Journal of Social Sciences & Humanities, 2(4), 292–300.
Suhra, S. (2013). Kesetaraan gender dalam perspektif Al-Qur’an dan implikasinya terhadap hukum Islam. Al-Ulum (Gorontalo), 13(2), 373–394.
Sulistianingsih, S. (2016). Kitab Kalam Qodrat: Suntingan teks dan kajian struktural [Unpublished thesis]. Universitas Airlangga.
Wangsa, B. S., Suyanto, S., & Sulistyo, E. T. (2019). A study on noble values of tembang macapat Kinanthi in Serat Wulangreh by Pakubuwono IV. In Proceedings of the International Conference on Language, Literature, and Culture (ICALC 2018), 279, 170–174. https://doi.org/10.2991/icalc-18.2019.24
Wulandari, A. (2016). Piwulang Estri sebagai bentuk reportase tentang wanita Jawa (Profil kepemimpinan raja-raja Wajo Sulawesi Selatan dalam Lontaraq Akkarungeng Ri Wajo). Manuskripta, 6(2), 1–17.
Zuriah, N. (2010). Pendidikan moral & budi pekerti dalam perspektif perubahan. Jakarta: Bumi Aksara.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v22i1.8643
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

