Analisis Tingkat Kesehatan Bank dengan Metode RGEC Pada BCA Syariah dan Panin Dubai Syariah

andriani andriani, Indah Permatasari

Abstract


This research is motivated by the development of increasingly rapid Islamic banking and increasing public trust in banks. Bank health services are one of the management controls because bank health is a reflection of the bank's performance. This study aims to see, describe and compare the soundness level of banks at BCA Syariah and Panin Dubai Syariah using the RGEC method (Risk Profile, GCG, Earning, Capital) with new SEOJK Number 10 / SEOJK.03 / 2014. The results show that the NPF BCA Syariah and Panin Dubai Syariah are in a very healthy position. FDR BCA Syariah is in a fairly healthy position and Panin Dubai Syariah is in an unhealthy position. ROA BCA Syariah and Panin Dubai Syariah are in a fairly healthy position. NOM BCA Syariah and Panin Dubai Syariah are in a healthy position. CAR BCA Syariah and Panin Dubai Syariah are in a very healthy position. The BCA Syariah GCG Report is in a very healthy position and the Panin Dubai Syariah GCG Report is in a healthy position. The analysis results show a significant difference between the performance of BCA Syariah and Panin Dubai Syariah, especially in the NPF, FDR, NOM and CAR variables, while there is no difference in the ROA variable.


Keywords


Bank Soundness Level; RGEC; Risk Profile; Good Corporate Governance; Earning; Capital

Full Text:

PDF

References


Ascarya, & Yumanita, D. (2015). Bank Syariah: Gambaran Umum. Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK) Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2009). Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 Pelaksanaan Good Corporate Governance Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2011). Peraturan Bank Indonesia No.13/1/PBI/2011 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank. In Peraturan Bank Indonesia 1–31.

Eriyanti, E., & Rokhlinasari, S. (2017). Analisis Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah di Indonesia dengan Menggunakan Metode Risk-based Bank Rating tahun 2014-2016. Al-Amwal : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syari’ah, 9(2), 189–207. https://doi.org/10.24235/amwal.v9i2.1764

Hapsari, N. (2008). Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Pertumbuhan Laba Masa Mendatang pada Perusahaan Sektor Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Diponegoro University.

Ikatan Bankir Indonesia. (2014). Mengelola Bank Syariah: Modul Sertifikasi Tingkat II. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Irianti, A. S., & Saifi, M. (2017). Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank dengan Menggunakan Metode Risk-Based Bank Rating terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Administrasi Bisnis, 50(1), 56–64.

Ismail. (2010). Manajemen Perbankan. Kencana Prenadamedia Group.

Kasmir. (2010). Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kasmir. (2012). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Kemenenteri Hukum dan HAM RI. (2008). Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. In Produk Hukum.

Komite Nasional Keuangan Syariah. (2019, October 17). Global Islamic Finance Report 2019 Menempatkan Indonesia di Posisi Teratas dalam Pasar Keuangan Syariah Global. Siaran Pers KNKS, 1–2.

Otoritas Jasa Keuangan. (2014a). Peraturan OJK Nomor 8/POJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.

Otoritas Jasa Keuangan. (2014b). Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/SEOJK.03/2014 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. In Otoritas Jasa Keuangan, 1689–1699.

Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55 /POJK.03/2016 Tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.

Pambudi, S., & Darmawan, A. (2018). Analisis Kinerja Bank Umum Syariah dengan Menggunakan Metode Risk Based Bank Rating (RBBR) untuk Mengetahui Tingkat Kesehatan Bank (Studi pada Bank Umum Syariah yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Periode 2014-2016). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 56(1), 127–136.

Rachman Husein, A., & Fadhilah Hasib, F. (2016). Tingkat Kesehatan Bank : Analisa Perbandingan Pendekatan CAMELS dan RGEC. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 3(2), 99–113.

Rivai, V. (2007). Bank dan Financing Intitution Management Conventional dan Sharia System. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Santoso, S. (2012). Aplikasi SPSS Pada Statistik Non Parametrik. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Setiawan, S., & Sari, R. M. (2018). Rentabilitas Bank Umum Syariah Sesudah Spin-Off Berdasarkan Tipe Pemisahannya di Indonesia. Amwaluna: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 2(1), 69–87. https://doi.org/10.29313/amwaluna.v2i1.3291

Stella, L. A., & Puspitasari, R. (2020). Analysis of Bank Rating with RGEC Method. Atlantis Press, 143, 240–245.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Utami, S. B. (2015). Perbandingan Analisis CAMELS dan RGEC dalam Menilai Tingkat Kesehatan Bank pada Unit Usaha Syariah Milik Pemerintah (Studi Kasus PT. Bank Negara Indonesia.Tbk Tahun 2012-2013). Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta.

Wirartha, I. M. (2006). Metodologi penelitian Sosial ekonomi (1st ed.). Yogyakarta: Andi Offset.




DOI: https://doi.org/10.18860/iq.v17i1.11521



Editorial Office:
Management Department,
Faculty of Economics,
State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim
Gajayana Str. No. 50 Phone. (0341) 558881,
E-mail: iqtishoduna@uin-malang.ac.id

E-ISSN 2614-3437
P-ISSN 1829-524X

Lisensi Creative Commons
IQTISHODUNA under CC BY SA 4.0 Internasional.

Indexed by: 

  Hasil gambar untuk gambar onesearchResearchBib  

Member of:


View My Stats