Sunan Kalijaga’s Da'wah Strategy in Suluk Linglung and Its Implication to Indonesian Radicalism Movement
Abstract
Sunan Kalijaga dikenal sebagai seorang da’i yang kreatif dalam menyebarkan dakwah. Salah satu media dakwah beliau adalah melalui karya sastra yang berjudul Suluk Linglung. Dalam manuskrip Suluk Linglung tercermin dua strategi dakwah yang pernah dilakukan oleh Sunan Kalijaga, yang keduanya itu diharapkan akan relevan jika diterapkan di Indonesia pada zaman sekarang meninjau banyak sekali isu radikalisme. Penelitian ini berjenis kajian kepustakaan. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi melalui penelitian manuskrip Suluk Linglung. Oleh karenanya, agar dapat membedah isi manuskrip Suluk Linglung, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan pendekatan hermeneutika Gadamer. Adapun untuk teknik analisa data menggunakan teknik analisis isi. Akhirnya, setelah melakukan penelitian lebih lanjut peneliti mendapatkan hasil bahwasanya dalam manuskrip Suluk Linglung, Sunan Kalijaga menggunakan dua strategi dakwah yang meliputi strategi dakwah sufistik dan strategi dakwah multikultural. Jika dua strategi dakwah tersebut diterapkan pada zaman sekarang, maka diharapkan akan berimplikasi terhadap gerakan radikalisme yakni menepis gerakan radikalisme. Sehingga, akan memunculkan prinsip dakwah yang lembut, ramah, dan mengayomi kepada mad’u atau dapat disebut sebagai dakwah rahmatan li-l ‘alamin.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adeani, I. S. (2018). Nilai-nilai religius dalam cerita rakyat Ciungwanara. Jurnal Literasi, 2(1), 47–55.
Agaka, Abdulbaqi Syu‘aib. (1960). Dawru Thalabatil-Madaris al-‘Arabiyyah fi Nasyrid-Da‘wah al-Islamiyyah. An-Nadwah Al-‘Alamiyyah li Syabab al-Islami fi Naijeriya.
Agustino, L. (2020). Analisis kebijakan penanganan wabah Covid-19: Pengalaman Indonesia. Jurnal Borneo Administrator, 16(2), 253–270. https://doi.org/10.24258/jba.v16i2.685
Al-Ghazzaliy, A. H. M. (n.d.). Ihya’ ‘Ulum Al-Din. Kediri: Al-Ma’had al-Islamiy al-Salafiy.
Al-Jilaniy, A. Q. (1993). Sirr Al-Asrar. Damaskus: Dar al-Sanabil.
Al-Jilaniy, A. Q. (1997). Al-Ghunyah Li Thalibiy Thariq Al-Haqq. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Kurdiy, M. A. (1995). Tanwir Al-Qulub Fi Mu’amalah ‘Allam Al-Ghuyub. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Al-Syadziliy, A. H. (2008). Risalah Al-Amin Fi Al-Wushul Li Rabb Al-‘Alamin. Kairo: Dar al-Haqiqah li al-Bahts al-‘Ilmiy.
Aripudin, A. (2012). Dakwah Antarbudaya. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ashoumi, H. (2018). Akulturasi dakwah sinkretis Sunan Kalijaga. Jurnal Qalamuna, 10(1).
Asrori, A. (2015). Radikalisme di Indonesia: Antara historisitas dan antropisitas. Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 9(2).
Aziz, M. A. (2016). Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media Group.
Azra, A. (1996). Pergolakan Politik Islam dari Fundamentalisme, Modernisme, hingga Post-Modernisme. Jakarta: Paramadina.
Baidhowi. (2017). Islam tidak radikalisme dan terorisme. Jurnal Seminar Nasional Hukum, 3(1).
Chodjim, A. (2014). Sunan Kalijaga: Mistik dan Makrifat. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Efendi, O. U. (1993). Dasar-Dasar Public Relations. Bandung: Alumni.
Gadamer, H. G. (2003). Kebenaran dan Metode: Pengantar Filsafat Hermeneutika (A. Sahidah, Ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Gaus AF., A., & Sahrasad, H. (2019). Culture and religion: The movement and thought of Islam Nusantara nowadays, a socio-cultural reflection. Jurnal el Harakah: Jurnal Budaya Islam, 21(1). https://doi.org/10.18860/el.v21i1.6513
Hadinata, Y. (2015). Sunan Kalijaga. Yogyakarta: Dipta.
Hamka. (2016). Perkembangan dan Pemurnian Tasawuf. Jakarta: Republika.
Hamka. (2018). Prinsip dan Kebijaksanaan Dakwah Islam. Depok: Gema Insani Press.
Hefni, H. (2017). Makna dan aktualisasi dakwah Islam rahmatan lil ‘alamin di Indonesia. Jurnal Ilmu Dakwah, 11(1).
Huda, Z. (2016). Dakwah Islam multikultural. Jurnal Religia, 19(1).
Husaini, A., & Hidayat, N. (2002). Islam Liberal: Sejarah, Konsepsi, Penyimpangan dan Jawabannya. Jakarta: Gema Insani Press.
Isa, A. Q. (2007). Cetak Biru Tasawuf: Spiritualitas Ideal dalam Islam. Jakarta: Ciputat Press.
Kalijaga, S. (1993). Suluk Linglung Sunan Kalijaga (Syeh Melaya) (M. K. Kasri, Pudjasoemedi, A. R. Umar, & K. Solikulhadi, Eds.). Jakarta: Balai Pustaka.
Karim, A. (2017). Makna ritual kematian dalam tradisi Islam Jawa. Jurnal Sabda, 12(2).
Khaelany, M. J. (2014). Sunan Kalijaga: Guru Orang Jawa. Bantul: Araska.
Layungkuning, B. (2013). Sangkan Paraning Dumadi Orang Jawa dan Rahasia Kematian. Yogyakarta: Narasi.
Ma’arif, M. S. (2015). Nilai-nilai akhlak dalam Suluk Linglung dan relevansinya dengan pendidikan Islam. Jurnal Empirisma, 24(2).
Munip, A. (2012). Menangkal radikalisme agama di sekolah. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2).
Nawawi. (2012). Dakwah dalam masyarakat multikultural. Jurnal Komunika, 6(1).
Nurrohman. (2010). Pesantren sebagai penangkal radikalisme dan terorisme. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati.
Rosidi. (2013). Dakwah multikultural di Indonesia: Studi pemikiran dan gerakan dakwah Abdurrahman Wahid. Jurnal Analisis, 8(2).
Rubaidi. (2019). Javanese Islam: A blend of Javanese culture and Islamic mysticism viewed from post-colonial perspective. Jurnal El-Harakah, 21(1).
Rubaidi, A. (2007). Radikalisme Islam: Nahdlatul Ulama Masa Depan Moderatisme Islam di Indonesia. Yogyakarta: Logung Pustaka.
Shihab, A. (2004). Islam Sufistik: Islam Pertama dan Pengaruhnya hingga Kini di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Stempel, G. H. (1983). Content Analysis (J. Rahmat & A. Kasta, Eds.). Bandung: Arai Komunikasi.
Sumbullah, U. (2010). Islam Radikal dan Pluralisme Agama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama.
Sunyoto, A. (2016). Atlas Wali Songo. Depok: Pustaka IIMaN.
Syatha, A. B. I. (n.d.). Syarh Kifayah Al-Atqiya’. Kediri: Al-Ma’had al’Islamiy al-Salafiy.
Tajuddin, Y. (2014). Komunikasi dakwah Walisongo perspektif psikosufistik. Jurnal At-Tabsyir, 2(2).
Widyaningsih, R., Sumiyem, & Kuntarto. (2017). Kerentanan radikalisme agama di kalangan anak muda. Prosiding Seminar Nasional dan Call of Paper, 7(6).
Woodward, M. R. (1999). Islam Jawa: Kesalehan Normatif Versus Kebatinan. Yogyakarta: LKiS.
Zabidi, A. (2020). Sayyid Qutb’s concept of da’wa in his Fi Zilal al-Qur’an. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 14(2), 167–186. https://doi.org/10.24014/idad.v14i2.8866
Zainab, S. (2008). Dakwah sufistik: Pendekatan tasawuf dalam dakwah. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 5(2).
Zuhdi, A. (2016). Dakwah sebagai Ilmu dan Perspektif Masa Depannya. Bandung: Alfabeta.
DOI: https://doi.org/10.18860/eh.v23i1.11672
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

