Tradisi Wuku Taun sebagai Bentuk Integrasi Agama Islam dengan Budaya Sundah pada Masyarakat Adat Cikondang
Abstract
Artikel ini berangkat dari fenomena hubungan agama dengan budaya lokal. Dimana hubungan agama dengan budaya lokal pada suatu masyarakat, mengalami bentuk hubungan yang beragam. Begitu pun hubungan agama Islam dengan budaya lokal mengalami bentuk hubungan yang beragam pula. Beragamnya bentuk hubungan agama Islam dengan budaya lokal pada suatu masyarakat tergantung dari penghayatan terhadap ajaran Islam itu sendiri. Bentuk hubungan agama Islam dengan budaya lokal bisa ditemukan salah satunya pada masyarakat adat Cikondang. Bentuk hubungan yang terjadi antara Islam dengan budaya Sunda pada masyarakat adat Cikondang cenderung dalam bentuk integrasi dengan pola tertentu, sehingga fokus penulisan artikel ini adalah untuk mengungkap hubungan agama Islam dengan budaya Sunda dalam bentuk integrasi melalui tradisi wuku taun. Berdasarkan data yang diperoleh, masyarakat Cikondang merepresentasikan sebagian masyarakat Sunda yang seluruhnya beragama Islam. Hal ini tentu sejalan dengan beberapa pernyataan yang menyebutkan Islam itu Sunda dan Sunda itu Islam, orang Sunda sudah Islam sebelum Islam.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Basrowi, & Sukidin. (2002). Metode penelitian kualitatif: Perspektif mikro. Surabaya: Insan Cendekia.
Bisri, C. H., et al. (Eds.). (2005). Pergumulan Islam dengan kebudayaan lokal di Tatar Sunda (Cet. ke-1). Bandung: Kaki Langit.
Garna, J. K. (1996). Ilmu-ilmu sosial dasar: Konsep dan posisi. Bandung: Pascasarjana Unpad.
Geertz, C. (2001). Agama sebagai sistem budaya. Dalam D. L. Pals, Seven theories of religion (Alih bahasa Ali Noer Zaman). Yogyakarta: Qalam.
Hadikusuma, H. (1993). Antropologi agama (Bagian I). Bandung: Citra Aditya.
Kahmad, D. (2000). Agama Islam dan budaya Sunda. Dalam A. Rosidi, E. S. Ekajati, & A. C. Alwasilah (Penyunting), Konferensi Internasional Budaya Sunda (Jilid I, cet. 1). Bandung: [Penerbit tidak disebutkan].
Kahmad, D. (2006a). Agama Islam dan budaya Sunda. Dalam A. Rosidi et al. (Penyunting), Konferensi Internasional Budaya Sunda (Jilid I). Bandung: Kiblat Buku Utama.
Kahmad, D. (2006b). Sosiologi agama (Cet. ke-4). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pals, D. L. (2001). Seven theories of religion (Alih bahasa Ali Noer Zaman). Yogyakarta: Qalam.
Praja, J. S. (Ed.). (2005). Hukum Islam dalam tradisi dan budaya masyarakat Sunda. Dalam Pergumulan Islam dengan kebudayaan lokal di Tatar Sunda (Cet. ke-1). Bandung: Kaki Langit.
Rozak, A. (2005). Teologi kebatinan Sunda. Bandung: Kiblat Buku Utama.
Suryaman, T. G. (2005). Pengantar. Dalam Pergumulan Islam dengan kebudayaan lokal di Tatar Sunda. Bandung: Kaki Langit.
Tochija, I. (2005). Pengantar. Dalam Pergumulan Islam dengan kebudayaan lokal di Tatar Sunda. Bandung: Kaki Langit.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v15i1.2673
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
