Paham Qadariyah dan Jabariyah pada Pelaku Pasar Pelelangan Ikan Bajoe Kabupaten Bone Propinsi Sulawesi Selatan

Muhammad Hasbi

Abstract


This article discusses the thoughts of fish auction market in Bajoe on Qadariyah and Jabariyah and the role of Qadariyah and Jabariyah theology on the fish auction market of Bajoe. The methodology used for this research is a descriptive method, to explain the problem, events, and any recent phenomenon. In Islamic thoughts, human activities are interpreted in two mainstreams of thoughts. Firstly, the interpretation that human is a free to will, that human activities are created by his self. Secondly, human actions are not created by man, but by God. For this group, a human is not strong enough to do anything, God controls everything. The first stream, in Islamic thought known as Qadariyah, while the second is called Jabariyah. Several people in the community of fish auction market of Bajoe agree on the opinions of Qadariyah and Jabariyah, while some others disagree. Similarly, most of them are affected by Qadariyah  and partly influenced by Jabariyah.


Artikel ini membahas tentang pandangan masyarakat pelaku pelelangan ikan Bajoe terhadap paham Qadariyah dan Jabariyah serta peran teologinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif untuk menjelaskan masalah, peristiwa dan fenomena yang ada sampai pada masa sekarang. Pada pemikiran Islam, perbuatan manusia diinterpretasikan pada dua paham. Pertama, manusia mempunyai kebebasan dan kekuatan sendiri untuk mewujudkan perbuatanperbuatannya. Kedua, perbuatan manusia bukanlah disebabkan oleh manusia, melainkan Allah. Pada kelompok ini, manusia tidak memiliki kekuatan untuk berbuat sesuatu, Allah mengendalikan semuanya. Paham pertama dikenal dengan Qadariyah, sedangkan paham yang kedua disebut Jabariyah. Beberapa orang di pasar pelelangan ikan menyetujui paham Qadariyah dan Jabariyah, sebagian lainnya tidak sependapat. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar dari mereka dipengaruhi oleh paham Qadariyah dan sebagian kecil dipengaruhi oleh paham Jabariyah.

Keywords


local belief; fish auction

Full Text:

PDF

References


Al Ghurabiy, A. M. (n.d.). Tarikh al-firaq al-Islamiyyah. Kairo.

Al Syahrastaniy, M. ‘A. K. I. A. B. A. (n.d.). Al-milal wa al-nihal. Kairo: Dar al-Fikr.

Amin, A. (1965). Fajr al-Islam. Kairo: Al-Nahdah.

Hans Wehr. (1980). A dictionary of modern written Arabic: Mu’jam al-lughah al-‘Arabiyah al-mu‘āṣirah (3rd ed.). Beirut, Lebanon: Librairie du Liban.

Hasbi, M. (2010). Ilmu kalam. Yogyakarta: Mitra Cendekia.

Mulyono, & Bashori. (2010). Studi ilmu tauhid/kalam. Malang: UIN-Maliki Press.

Munawwir, A. W. (1984). Kamus Arab-Indonesia. Yogyakarta: Pondok Pesantren Al Munawwir.

Nasution, H. (1986). Teologi Islam: Aliran-aliran, sejarah, analisa, perbandingan. Jakarta: UI Press.

Nasution, H. (2002). Teologi Islam. Jakarta: UI Press.

Van Hoeve. (1982). Ensiklopedi Indonesia (Vol. 3). Jakarta: Ichtijar Baru.

Zaini, H. (1997). Tafsir tematik ayat-ayat kalam: Tafsir al-Maraghi (1st ed.). Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.




DOI: https://doi.org/10.18860/el.v17i1.3084

Editorial Office:  Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Jalan Gajayana No.50, Malang, Indonesia 65144

CC BY-NC-SA 4.0

This work is licensed under a CC-BY-NC-SA.
ISSN: 1858-4357 | e-ISSN: 2356-1734

Phone: +6282333435641
Fax: (0341) 572533
Email: elharakah@uin-malang.ac.id
elharakahjurnal@gmail.com
Website: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/infopub
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang