Representasi Etika Budaya Jawa dalam Komik Panji Koming: Perspektif Pendidikan Islam
Abstract
Representasi etika budaya Jawa dalam komik Panji Koming dapat didentifikasi dari beberapa adegan misalnya, gerak fisik, tutur kata dan nilai-nilai moral melalui proses pembelajaran dan pendidikan yang ditanamkan sejak masih anak-anak dalam kebudayaan Jawa. Komik”Panji Koming” memunculkan prinsip-prinsip dan etika ke-Jawa-an pada tiap edisinya. Masyarakat Jawa menjunjung tinggi budaya unggah-ungguh atau tatakrama. Karena itu penghormatan menjadi kunci untuk dapat hidup secara harmonis dalam tatanan masyarakat secara keseluruhan. Penghormatan itu ditunjukkan dalam berbagai cara: sikap badan, tangan, nada suara, istilah penyapa, dan tataran bahasa yang dipergunakan. Namun sisi lain, wacana stereotipe pada perempuan Jawa dipandang jelas, karena adanya representasi sederhana yang mereduksi perempuan menjadi serangkaian karakteristik yang dibesar-besarkan dan biasanya berkonotasi negatif. Jadi stereotipe mereduksi, mendasarkan, mengalamiahkan dan mematok perbedaan. Sementara dalam perspektif pendidikan Islam nilai-nilai pendidikan yang diajarkan bertujuan agar anak-anak memiliki tatakrama serta bertutur kata yang baik yang mencerminkan nilai-nilai kebiasaan orang Jawa yang sampai sekarang masih diterapkan dan dipertahankan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, I. (2009). Konstruksi dan reproduksi kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Barker, C. (2009). Cultural studies (Nurhadi, Trans.). Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Burton, G. (1988). Yang tersembunyi di balik media (A. Adlin, Ed.). Yogyakarta: Jalasutra.
Departemen Agama RI. (2002). Al-Qur’an dan terjemahnya. Jakarta: Bumi Aksara.
Dyer, R. (1977). Gays and film. London: British Film Institute.
Fakih, M. (1996). Analisis gender dan transformasi sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fauziah, A. (2011). Komik, kartun, karikatur. http://wordpress.com/2011/11/12/komik-kartun-karikatur/
Geertz, C. (1956). The development of the Javanese economy: A social-cultural approach. Cambridge Center for International Studies, Massachusetts Institute of Technology.
Geertz, H. (1983). Keluarga Jawa (Hersri, Trans.). Jakarta: Grafiti Press.
Hall, S. (Ed.). (1977). Representations: Cultural representation and signifying practice. London: Sage Publications.
Hall, S. (1977). Culture, the media and the ideological effect. In J. Curran, M. Gurevitch, & J. Woolacott (Eds.), Mass communications and society. London: Edward Arnold.
Jewler, A. J., & Drewniany, B. L. (2001). Creative strategy in advertising. Belmont, USA: Wadsworth Thomson Learning.
Koendoro, D. (1998). Panji Koming: Kocaknya zaman kala bendu. Jakarta: Penerbit Kompas.
Koendoro, D. (1999). Panji Koming: Kumpulan 85–86. Bandung: Mizan.
Liliweri, A. (2003). Makna budaya dalam komunikasi antarbudaya. Yogyakarta: LKiS.
Muchtar, H. J. (2005). Fikih pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Omar, A.-T. A. M. (1979). Filsafat pendidikan Islam (H. Langgulung, Trans.). Yogyakarta: Bulan Bintang.
Roqib, M. (2007). Harmoni dalam budaya Jawa: Dimensi edukasi dan keadilan gender. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Septiana, R. M. (2009). Representasi perempuan Jawa dalam kumpulan komik Panji Koming: Kocaknya zaman kala bendhu [Undergraduate thesis, Universitas Sanata Dharma].
Setiawan, M. N. (2002). Menakar Panji Koming: Tafsiran komik karya Dwi Koendoro pada masa reformasi 1998. Jakarta: Kompas.
Sobur, A. (2009). Semiotika komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugianto, J. (2010). Peribahasa Jawa sebagai falsafah bangsa Indonesia. In Prosiding Seminar Perspektif Bahasa-Bahasa Austronesia dan Non Austronesia. Denpasar: Universitas Udayana.
Synnott, A. (1993). Tubuh sosial: Simbolisme, diri dan masyarakat (P. Maizier, Trans.). Yogyakarta: Jalasutra.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v17i2.3344
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

