Variasi Nama Tuhan dalam Teks Serat Sastra Gendhing, Kajian Akulturasi terhadap Sastra Suluk
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan mekanisme interkulturalisasi dalam Serat Sastra Gendhing, yang difokuskan pada mekanisme akuturasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konsep bahwa sastra suluk merupakan produk dari kontak budaya. Guna mencapai tujuan penelitian tersebut, maka digunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan didukung dengan teori interkulturalisasi. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya berbagai variasi penyebutan nama Tuhan yang merupakan produk dari kontak budaya Jawa, Hindu, dan Islam. Variasi nama Tuhan yang ditemukan diantaranya adalah Hyang, Widdhi, Hyang Manon, Pangeran, Allah Kudusul Almi, dan Gusti Allah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Armstrong, K. (2009). Sejarah Tuhan. Bandung: Mizan.
Echols, J. M., & Shadily, H. (1989). Kamus Inggris-Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Haviland, W. A. (1993). Antropologi (Edisi ke-4, Jilid 2, R. G. Soekadijo, Trans.). Jakarta: Erlangga.
Imam S., & Suwarno. (2005). Konsep Tuhan, manusia, mistik dalam berbagai kebatinan Jawa. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Koentjaraningrat. (1994). Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.
Kuswanjono, A. (2006). Ketuhanan dalam telaah filsafat perenial. Yogyakarta: Badan Penerbit Filsafat.
Macdonell, A. (1954). A practical Sanskrit dictionary. London: Oxford University Press.
Mardiwarsito. (1990). Kamus Jawa Kuna-Indonesia. Flores: Nusa Indah.
Mutahar, A. (2005). Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: Mizan.
Prawiroatmodjo. (1980). Baoesastra Jawa-Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Salam, A. (2011). Beberapa catatan tentang sastra (Indonesia) dalam perspektif interkulturalisme. In A. Salam, H. Chambert-Loir, & M. Haji Salleh (Eds.), Jejak sastra dan budaya. Yogyakarta: Elmatera.
Simuh. (1988). Mistik Islam Kejawen Raden Ngabehi Ranggawarsita (suatu studi terhadap Serat Wirid Hidayat Jati). Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Simuh. (1995). Sufisme Jawa: Transformasi tasawuf Islam ke mistik Jawa. Yogyakarta: Bentang Budaya.
Strauss, A., & Corbin, J. (2009). Dasar-dasar penelitian kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Suyono, A. (1985). Kamus antropologi. Jakarta: Akademi Pressindo.
Tim Penyusun. (1986). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Werdiningsih, Y. K. (2006). Serat Sastra Gendhing: Suntingan teks dan terjemahan [Skripsi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada].
Woordward, M. R. (2004). Islam Jawa: Kesalehan normatif versus kebatinan. Yogyakarta: LKiS.
Zoetmulder, P. J. (1983). Kalangwan: Sastra Jawa Kuna selayang pandang. Jakarta: Jambatan.
Zoetmulder, P. J., & Robson, S. O. (1995). Kamus Jawa Kuna-Indonesia. Jakarta: Gramedia.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v19i1.3827
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

