Implementasi Pembelajaran Bahasa Jawa (Materi Tembang Dolanan) Berbasis Pendidikan Karakter Religius dalam Kurikulum 2013
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran Bahasa Jawa (materi tembang dolanan) berbasis pendidikan karakter religius dalam kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Jawa (materi tembang dolanan) dapat menanamkan pendidikan karakter religius melalui pendekatan saintifik. Implementasinya dapat menggunakan model pembelajaran Role Playing, Discovery Learning dan Problem Based Learning. Adapun langkah-langkah pembelajaran berbasis pendekatan saintifik meliputi kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mencoba, dan mengomunikasikan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arafik. (2013). Penanaman nilai-nilai moral melalui tembang dolanan sebagai alternatif pendidikan karakter bagi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 1(2).
Atika, S. (2014). Pelaksanaan pendidikan karakter (religius, cinta tanah air dan disiplin) di SLB Al Ishlaah Padang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 3(3), 747–755.
Azzet, A. M. (2011). Urgensi pendidikan karakter di Indonesia. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Brotosejati, W. (2008). Macapat: Teori dan praktik. Semarang: UNNES Press.
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Grafiti Press.
Daryanto. (2014). Pendekatan pembelajaran saintifik kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.
Fadlillah. (2014). Implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran SD/MI, SMP/MTS & SMA/MA. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Hidayatullah, M. F. (2010). Pendidikan karakter: Membangun peradaban bangsa. Surakarta: Yuma Pustaka.
Inayati, K. F., & Millah, A. S. (2016). Islamic education and multiple intelligences implementation in traditional game of Sluku-Sluku Bathok at Komunitas Pojok Budaya, Bantul of Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1).
Jauhari, H. (2010). Cara memahami nilai religius dalam karya sastra. Bandung: Arfino Raya.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2011). Panduan pelaksanaan pendidikan karakter. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum dan Perbukuan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Permendikbud Nomor 81a Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016). Permendikbud Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016). Permendikbud Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah.
Keputusan Gubernur Jawa Tengah No. 423.5/27/2011.
Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan karakter perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2010). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, D. (2007). Metodologi penelitian kualitatif: Paradigma baru ilmu komunikasi dan ilmu sosial lainnya. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2011). Manajemen pendidikan karakter. Jakarta: Bumi Aksara.
Muslich, M. (2011). Pendidikan karakter: Menjawab tantangan krisis multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.
Nugrahani, F. (2012). Reaktualisasi tembang dolanan Jawa dalam rangka pembentukan karakter bangsa (Kajian semiotik). Jurnal Kajian Linguistik dan Sastra, 24(1), 58–68.
Prastowo, A. (2013). Pengembangan bahan ajar tematik. Yogyakarta: DIVA Press.
Purwadi. (2010). Diktat Seni Tembang I. Yogyakarta: Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta.
Samani, M., & Hariyanto. (2013). Konsep dan model pendidikan karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Samsuri. (2011). Pendidikan karakter warga negara. Yogyakarta: Diandra.
Sanjaya. (2008). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Supriadi, D. (2010). Transformasi lelagon dolanan klasik ke lelagon dolanan kreasi baru [Skripsi, Universitas Negeri Semarang].
Uno, H. B. (2008). Model pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Vikiyono, D. (2015). Implementasi pendidikan karakter di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo [Tesis, Universitas Sebelas Maret].
Wibowo, A. (2013). Pendidikan karakter berbasis sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wiyani, N. A. (2013). Konsep, praktik, dan strategi membumikan pendidikan karakter di SD. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v19i1.3929
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

