Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam Perspektif Agency Theory
Abstract
Sejak teori keagenan ditemukan pada tahun 1970 oleh ahli akuntansi AS, keandalan peran akuntansi sebagai media informasi bagi orang-orang di luar perusahaan dipertanyakan. Teori agensi yang menjelaskan masalah risiko antara pelaku dan agen akibat kerja sama antara pelaku dan agen sering membahas peran informasi akuntansi sebagai media yang saling terkait antara kedua belah pihak. Meskipun agen memiliki informasi yang nyata dan lengkap tentang operasional dan kinerja perusahaan, walaupun agen tersebut tidak akan mengekspos mereka sepenuhnya kepada prinsipal. Hal ini disebabkan beberapa faktor seperti tampilan informasi, persyaratan manajemen untuk mengungkap kelemahan, dan waktu yang dialokasikan. Akibatnya, hal itu membawa perbedaan wawasan antara pelaku dan agen dan perbedaan informasi (asimetris) yang membuat mereka sering melaporkan informasi yang tidak benar untuk mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Bahaya moral ini mendesak para pelaku untuk menerapkan sistem pengendalian untuk mengawasi perilaku manajemen sebagai pemegang amanah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bodnar, G. H., & Hopwood, W. E. (1996). Sistem informasi akuntansi (A. A. Jusuf, Trans.; Buku 1). Jakarta: Salemba Empat.
Cushing, B. E. (1983). Sistem informasi akuntansi dan organisasi perusahaan (R. Kosasih, Trans.; Edisi ke-3). Surabaya: Erlangga.
Eisenhardt, K. M. (1989). Agency theory: An assessment and review. Academy of Management Review, 14(1), 57–74.
Frenzel, C. W. (1980). Management of information technology (2nd ed.). USA: Boyd & Fraser Publishing Co.
Homgren, C. T. (1980). Introduction to management accounting (4th ed.). New Delhi: Prentice-Hall of India Private Limited.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs, and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
Jogiyanto, H. M. (1988). Sistem informasi akuntansi berbasis komputer: Konsep dasar dan komponen (Buku 1). Yogyakarta: BPFE UGM.
Kelly, L. (1987). The development of a positive theory of corporate management’s role in external financial reporting. In R. Bloom & P. T. Elgerts (Eds.), Accounting theory and policy (2nd ed.).
Machfoedz, M. (1997). Akuntansi true reward systems dan media pertanggungjawaban pada Tuhan [Guest lecture paper].
Mulyadi. (1993). Akuntansi manajemen: Konsep, manfaat, rekayasa (Bagian 1). Yogyakarta: STIE YKPN.
Ross, S. A., & Zimmerman, J. L. (1987). Towards a positive theory of the determination of accounting standards. In R. Bloom & P. T. Elgerts (Eds.), Accounting theory and policy (2nd ed.).
Smith Jr., C. W. (1990). The modern theory of corporate finance (2nd ed.).
Supriyono. (1989). Akuntansi manajemen: Struktur pengendalian manajemen (Jilid 2). Yogyakarta: BPFE UGM & STIE YKPN.
Wirakusumah, A. (1987, April). Sistem informasi akuntansi. Majalah Akuntansi, 4.
Wilkinson, J. W. (1988). Sistem akuntansi dan informasi (M. Sinaga, Trans.; Edisi ke-2, Jilid 1). Surabaya: Erlangga.
Zimmerman, J. L. (1987). Positive research in accounting. In R. Bloom & P. T. Elgerts (Eds.), Accounting theory and policy (2nd ed.)
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v8i3.4604
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
