Islamisasi Metode Berpikir: Sebuah Pemikiran Awal
Abstract
Tidak sedikit masyarakat kampus, baik di lingkungan Departemen Agama atau Departemen Pendidikan Nasional, yang belum atau sengaja tidak memahami perlunya Islamisasi ilmu pengetahuan. Padahal, di dunia ilmu pengetahuan global, banyak pakar meyakini bahwa sejak paruh terakhir abad ke- 20 merupakan kebangkitan kembali Islam yang setidaknya ditandai dengan timbulnya semangat Islamisasi ilmu pengetahuan, ekonomi, sosial, politik dan sebagainya. Metode berfikir dan metode penelitian merupakan tumpuan dari pengembangan ilmu pengetahuan, maka keduanya sesungguhnya merupakan bentuk aplikatif dari seluruh paradigma dan world view aliran ilmu pengetahuan. Islamisasi metode berfikir memiliki karakteristik dualitas, karakteristik Mutawassith, dan karakteristik formulatif. Baik metode penelitian yang dikembangkan dalam Islam era klasik maupun modern perlu direkontruksi untuk melahirkan metode yang diharapkan dalam Islam. Untuk itu diperlukan dialog secara simultan untuk memberikan kontribusi yang besar terhadap terciptanya peradaban yang Islami.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ali, A. (1969). Etika agama dalam pembentukan keperibadian nasional dan pemberantasan kemaksiatan dari segi agama Islam (Cet. I). Yogyakarta: Yayasan Nida.
Ali, A. (1991). Metodologi umum agama Islam. Dalam T. Abdullah & R. Karim (Ed.), Metodologi penelitian agama: Sebuah pengantar (Cet. III). Yogyakarta: Tiara Wacana.
Capra, F. (1997). Titik balik peradaban: Sains, masyarakat, dan kebangkitan kebudayaan (M. Thoyibi, Trans.). Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. (Karya asli diterbitkan 1982 sebagai The Turning Point: Science, Society, and the Rising Culture)
Mulkhan, M. (1994). Paradigma intelektual Muslim: Pengantar filsafat pendidikan Islam dan dakwah. Yogyakarta: Sipress.
Muzani, S. (1995). Islam rasional: Gagasan dan pemikiran Prof. Dr. Harun Nasution (Cet. I). Bandung: Mizan.
Nasution, H. (1986). Teologi Islam: Aliran-aliran, sejarah, analisa perbandingan (Cet. V). Jakarta: UI Press.
Qardhawi, Y. (1993). Bagaimana memahami hadis Nabi SAW (M. al-Bakir, Trans., Cet. II). Bandung: Penerbit Kharisma. (Karya asli Kaifa nata’ammal ma’a al-sunnah al-nabawiyyah)
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v4i2.4631
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
