Model Pencarian Kebenaran dalam Perspektif Agama dan Sains
Abstract
Secara umum produk-produk kemajuan sains (Ilmu Pegetahuan) dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi manusia atau masyarakat terutama dalam usahanya mencapai kehidupan yang lebih sejahtera. Sedangkan agama dipandang sebagai penghambat dari kemajuan sains. Tulisan ini memberikan pembahasan mengenai pencarian kebenaran dalam perspektif agama dan sains. Dapat dipahami bahwa antara sains dan agama dalam mencapai kebenaran adalah bukan sebagai keadaan atau status, melainkan sebuah proses. Hal ini mengingatkan bahwa kebenaran hakiki itu hanyalah milik Allah semata, sedangkan kebenaran yang dicapai manusia baik melalui sains maupun agama adalah kebenaran sementara. Ini terjadi karena manusia hanya mampu menangkap tanda-tanda fenomena (qauniah dan naqliah).Temuan dari interpretasi fenomena tersebut perlu menjadi nilai-nilai yang dipahami dari wahyu Allah dan menjadi dasar etik filosofis.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, A. (1995). Falsafah Kalam di era postmodemisme. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Abdullah, A. (1996). Pemikiran filsafat Islam. Makalah Internship PSP Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Amin, M. (Ed.). (1989). Teologi pembangunan: Paradigma baru pemikiran Islam. Yogyakarta: LKPSM NU.
Alisyahbana, I. (1988). Harapan dan keprihatinan kemajuan teknologi informasi masa depan. Makalah disampaikan dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia, Bandung.
Baiquni, A. (1997). Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan kealaman. Yogyakarta: PT Dana Bhakti Prima Yasa.
Depdikbud. (1982/1983). Filsafat ilmu. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Depdikbud.
Jujun, S. (1988). Teknologi, kontrol dan sistem nilai. Jawa Pos.
Madjid, N. (1995). Islam agama kemanusiaan. Jakarta: Yayasan Paramadina.
Mahfudh, S. (1994). Nuansa fiqh sosial. Yogyakarta: LKiS.
Pratiknya, A. (1991). Identifikasi masalah pendidikan agama Islam di Indonesia. Dalam M. Usa (Ed.), Pendidikan Islam di Indonesia. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Rahman, N. A. (1994). Link and match dan problematika pembelajaran agama. Makalah LPTI UNISMA, Malang.
Zuhdi, M. (1989). Masailul fiqh. Jakarta: Haji Masagung.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v4i2.4634
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
