Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia di Era Reformasi
Abstract
Sejak pertengahan tahun 1977, situasi perekonomian Indonesia mengalami goncangan keras karena dilanda krisis yang berkepanjangan. Konglomerat yang diharapkan sebagai mesin pembangunan dan pertambahan ekonomi Indonesia telah mengalami kegagalan. Kedudukan dan peran UKM (Usaha Kecil dan Menengah) selama krisis telah memberikan harapan baru untuk masa depan ekonomi Indonesia yang lebih cerah. Fakta menunjukkan bahwa selama krisis ekonomi panjang, UKM menghasilkan untung lebih banyak disbanding usaha skala besar (konglomerat). Artikel ini akan menjelaskan dengan detil peran-peran UKM dan perkembangannya sejak tahun 1900-an untuk pertumbuhan ekonomi. Usaha-usaha pemerintah Indonesia untuk memberdayakan pertumbuhan UKM juga dipaparkan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Faisal, B. (2002). Perekonomian Indonesia: Tantangan dan harapan bagi kebangkitan Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Kartasasmita, G. (1996). Pembangunan untuk rakyat: Memadukan pertumbuhan dan pemerataan. Jakarta: Pustaka Cisindo.
Krisnamurthi, B. (2003, July 13–15). Usaha mikro, kecil dan menengah: Ekonomi rakyat dengan cara berekonomi mereka sendiri [Paper presentation]. Kongres ISEI Ke-XV, Malang, Indonesia.
Muhammad, F. (1992). Peranan sumberdaya manusia dunia usaha. Yogyakarta: UGM Press.
Sutrisno, N. (2003, July 13–15). Kewirausahaan dalam pengembangan UKM di Indonesia [Paper presentation]. Kongres ESEI Ke-XV, Malang, Indonesia.
Tulus, T. (2003, July 13–15). Prospek UKM Indonesia di dalam era perdagangan bebas dan globalisasi ekonomi dunia [Paper presentation]. Kongres ISEI Ke-XV, Malang, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v7i2.4660
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
