Kehadiran Kyai Independen dalam Dinamika Sosial-Politik: Telaah Peran Kyai dalam Merespon Perpolitikan Era Reformasi
Abstract
Sebenarnya ada sebagian masyarakat mengharapkan posisi dan peran kyai berdiri independen tidak ikut dalam kegiatan politik praktis, tidak terkontaminasi oleh hingar-bingar dan panasnya perpolitikan. Kehadiran kyai ini diharapkan dapat memberikan kesejukan dan kedamaian serta mendinginkan panasnya arus politik. Selain itu juga menjadi force kehidupan perpolitikan dan pemerintahan di Indonesia. Tulisan ini menjabarkan mengenai variasi dan tipologi kyai, serta hubungan antara agama dan politik. Kyai yang ikut arus politik selalu dicurigai oleh kelompok yang tidak sejalan dengannya. Adapun kyai independen yang tidak terkontaminasi politik selalu dinantikan masyarakat. Keputusan kyai untuk terlibat politik atau tidak pada dasarnya dimaksudkan untuk membangun umat yang adil dan makmur.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Azyumardi. (1996). Pergolakan politik Islam: Dari fundamentalisme, modernisme hingga postmodernisme. Jakarta: Paramadina.
Bambang Trim (Ed.). (2003). Aa Gym apa adanya: Sebuah qalbugrafi. Bandung: MQ Publishing.
Dhofier, Z. (1994). Tradisi pesantren. Jakarta: LP3ES.
Dirdjosanjoto, P. (1994). Memelihara umat: Kyai di antara usaha pembangunan dan mempertahankan identitas lokal di daerah Muria. Amsterdam: VU University Press.
Geertz, C. (1981). Abangan, santri dan priyayi dalam masyarakat Jawa (A. Mahasin, Trans.). Jakarta: Pustaka Pelajar.
Hartono, & Zulfidar. (2003). Bala Kyai dipertuhankan: Membedah sikap beragama NU. Jakarta: Pustaka al-Kausar.
Horikoshi, H. (1987). Kyai dan perubahan sosial. Jakarta: P3M.
Kuntowijoyo. (1997). Identitas politik umat Islam. Bandung: Mizan.
Noer, D. (1989). Gerakan modern Islam di Indonesia 1900–1942. Jakarta: LP3ES.
Wahid, A. (1988). Pesantren sebagai subkultural. In Pesantren dan perubahan sosial (pp. 1–12). Jakarta: LP3ES.
Ziemek, D. (1986). Pesantren dalam perubahan sosial. Jakarta: P3M
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v6i2.4676
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
