Aplikasi Portofolio dalam Pembelajaran Bahasa Arab
Abstract
Untuk mempertahankan irama belajar mahasiswa agar tidak menurun harus terdapat variasi proses dan cara belajar. Dalam hal ini model proto folio sangat efektif untuk mempertahankan irama belajar mahasiswa. Portofolio selain untuk merancang pengajaran juga digunakan untuk evaluasi pengajaran. Tulisan ini menjabarkan mengenai protofolio dan implementasinya. Sebagaimana diketahui bahwa dalam proses belajar- mengajarguru berfungsi sebagai perancang, pelaksana, dan penilai. Dalam fungsinya yang terakhir inilah guru hendaknya melaksanakan dengan baik. Dalam evaluasi proses, pelaksanakan evaluasi dengan cara melihat perkembangan dan kemajuan baik yang bersifat individual maupun kelompok selama proses pembelajaran berlangsung. Hal ini dilakukan dengan cara mencatat perilaku, respon, dan aktivitas mahasiswa dari pertemuan pertama sampai pertemuan terakhir. Sedangkan evaluasi hasil dilakukan dengan cara memberikan tes kepada peserta didik tentang masalah-masalah yang diidentifikasi, kemudian mengoreksi dengan memberikan catatan perbaikan sebagai feedback, selanjutnya mengembalikan hasil koreksian tersebut kepada peserta didik untuk dipelajari guna mempersiapkan tes berikutnya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Budimansyah, D., & Fajar, A. (2001). Model pembelajaran berbasis portofolio kesadaran hukum masyarakat. Modul Pelatihan Proyek Imtaq, Kewarganegaraan dan Budi Pekerti. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Depdiknas.
Budimansyah, D. (2003). Model pembelajaran berbasis portofolio: Pendidikan Agama Islam. Bandung: Ganesindo.
Dahar, R. W. (1996). Teori-teori belajar. Jakarta: Erlangga.
De Fina, A. (1992). Portofolio assessment: Getting started. Scholastic.
Djahiri, K. (1985). Strategi pengajaran afektif-nilai-moral VCT dan games dalam VCT. Bandung: Jurusan PMPKN FPIPS IKIP.
Djahiri, K. (2000). Model pembelajaran portofolio terpadu dan utuh. Bandung: CED.
Gagne, R. M. (1997). The condition of learning. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Ghazali, A. S. (2000). Pemerolehan dan pengajaran bahasa kedua. Jakarta: Depdiknas, Proyek Pengembangan Guru Sekolah Menengah.
Hakim, T. (2000). Belajar secara efektif. Jakarta: Puspa Swara.
Johnson, J. M. (1996). Portfolio assessment in second language teacher education. TESOL Journal, 2.
Joyce, B., & Weil, M. E. (1986). Models of teaching. New York: Macmillan.
Kebijakan kurikulum berbasis kompetensi. (2001). Jakarta: Pusat Kurikulum, Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pendidikan Nasional.
Kebijakan kurikulum berbasis kompetensi. (2002). Jakarta: Pusat Kurikulum, Badan Penelitian dan Pengembangan, Departemen Pendidikan Nasional.
Kemp, J., & Toperoff, D. (Eds.). (2001). [Modul pelatihan portofolio] (A. Rofi’udin, Ed.). Malang: Indonesian Department, Post Graduate State University of Malang.
Freeman, D. L., & Long, M. H. (1994). An introduction to second language acquisition research. London: Longman.
Menyuk, P. (1978). Language and maturation. Cambridge, MA: The MIT Press.
Menyuk, P. (1988). Language development, knowledge and use. Glenview, IL: Scott, Foresman and Company.
Poerwadarminta, W. J. S. (1976). Kamus umum bahasa Indonesia. Jakarta: PN Balai Pustaka, Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Dep P dan K.
Popham, W. J. (1995). Classroom assessment: What teachers need to know. United States: Allyn & Bacon – A Simon & Schuster Company.
Pulson, F. L., & Mayer, C. A. (1991). What makes a portfolio a portfolio? Educational Leadership, February.
Rancangan perintisan model pembelajaran portofolio di delapan propinsi. (2001). Bandung: Universitas Terbuka dan CICED.
Rancangan uji coba model pembelajaran berbasis portofolio pendidikan kewarganegaraan di sekolah. (2001). Jakarta: Proyek Pendidikan Kewarganegaraan, Akhlak Budi Pekerti, Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Rofi’udin, A. (1994). Ragam tes bahasa. Malang: IKIP, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni.
Rofi’udin, A. (1995). Penyusunan dan pemvaliditasan tes bahasa. Malang: IKIP, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni.
Santos, M. G. (1997). Portfolio assessment and the role of learner reflection. Forum, 35(2), 2–9.
Shaklee, D. B., et al. (1997). Designing and using portfolios. United States: Allyn & Bacon – A Simon & Schuster Company.
Tierney, R. J., Carter, M. A., & Desai, L. E. (1991). Portfolio assessment in the reading-writing classroom. Norwood: Christopher Gordon Publishers.
Tierney, R. J., et al. (1991). Portfolio assessment in the reading-writing classroom. United States: Christopher Gordon Publishers, Inc.
Toperoff, D. (1995). Portfolio assessment in literature teaching (Unpublished master's thesis). Survey University.
Usman, U. M. (2000). Menjadi guru profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v6i2.4677
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
