Pendidikan Islam dan Kerukunan: Sebuah Refleksi terhadap Konflik antar Pemeluk Agama di Indonesia
Abstract
Pendidikan adalah proses individu yang terus belajar dan beradaptasi dengan nilai budaya dan cita-cita sosial. Pendidikan adalah proses yang komprehensif termasuk semua aspek kehidupan untuk mempersiapkan mereka untuk dapat menghadapi semua tantangan. Dengan mempertimbangkan definisinya, kita akan melihat betapa dominannya aspek manajemen gaya hidup manusia agar sesuai dengan alam semesta tersebut. Proses pendidikan diharapkan bisa menghasilkan toleransi, egalitarianisme, dan keterampilan untuk mengaktualisasikan diri seseorang dalam konvergensi dinamika kehidupan manusia. Hal ini juga diharapkan dapat menghasilkan kedamaian dan harmoni sebagai bagian dari komunitas ideal dengan orang-orang terpelajar sebagai anggotanya. Artinya, proses pendidikan dianggap gagal jika menghasilkan kanibalisme totaliter yang bisa dengan mudah menimbulkan konflik antar manusia. Oleh karena itu, pemahaman tentang pendidikan Islam ideal yang akomodatif terhadap nilai pluralitas dan persaudaraan antarmanusia diharapkan muncul. Akhirnya, nilai-nilai bisa menjadi sumber aspirasi dalam menata ulang konsep religius bangsa ini untuk mendapatkan kembali kedamaian yang dulunya lenyap karena konflik antar umat beragama, melalui pendidikan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, A. (2000). Dinamika Islam kultural. Bandung: Mizan.
Ahmad, K. (1958). Prinsip-prinsip pendidikan Islam (M. Hashem, Trans.). Bandung
Al-Qardhawi, Y. (1980). Pendidikan Islam dan Madrasah Hasan al-Banna (B. A. Gani & Z. A. Ahmad, Trans.). Jakarta: Bulan Bintang.
Azra, A. (1995). Esei-esei intelektual Muslim dan pendidikan Islam. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Hasan, L. (1980). Beberapa pemikiran tentang pendidikan Islam. Bandung: Al-Maarif.
Muhaimin. (2000). Dakwah di tengah transformasi sosial. Surabaya: Karya Abditama.
Natsir, M. (1954). Capita selecta. Bandung: Gravenhage.
Sumartana, T. (2001). Pluralisme, konflik dan pendidikan agama di Indonesia. Yogyakarta: Interfidei.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v8i2.4750
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
