Pluralitas Agama dan Kekerasan Kolektif
Abstract
Dalam makalah ini dijelaskan apakah ada fungsi laten agama yang dapat memicu tindakan anarkisme kolektif. Juga ditelusuri apakah ada sesuatu yang dapat menggerakkkan orang sehingga ia melakukan kekerasan kolektif mengingat mayoritas masyarakat Indonesia adalah pemeluk agama yang semuanya cinta damai. Pada prinsipnya, berbagai perbedaan bukanlah akar terjadinya tindak kekerasan. Tetapi manusialah yang acapkali salah dalam memaknai perbedaan itu. Sebab perbedaan merupakan hukum alam. Pada dasarnya manusia perlu terlibat dalam kemajemukan, berinteraksi dengan sesamanya. Dan apabila dalam berinteraksi menemui keganjilan-keganjilan, perlu diselesaikan dengan jalan komunikasi (dialog) tanpa kekerasan. Disinilah letak betapa sesunggulmya tidak ada kesulitan yang tidak bisa kita pecahkan, asalkan mau berkomunikasi. Jalan-jalan alternatif masih banyak yang bisa kita lewati untuk menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan. Dan agama, menawarkannya kepada kita untuk menciptakan perdamaian itu.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, M. A. (1999). Studi agama: Normativitas atau historisitas? Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Agiel Siradj, S. (2000, July 29). Ceramah ilmiah dalam rangka "Kuliah Tamu" di STAIN Malang.
Akram, D. U. (1999). Masyarakat madani (Tinjauan historis kehidupan Nabi) (M. A. Siny, Trans.). Jakarta: Gema Insani Press.
Andito, et al. (1998). Atas nama agama: Wacana dalam dialog "bebas" konflik. Bandung: Pustaka Hidayah.
Azra, A. (1996). Pergolakan politik Islam: Dari fundamentalisme, modernisme hingga post-modernisme. Jakarta: Paramadina.
Hendropuspito, D. (1996). Sosiologi agama. Jakarta: Kanisius.
Horton, P. B., & Hunt, C. L. (1996). Sosiologi (A. Ram & T. Sobari, Trans.; 6th ed., Vol. 1). Jakarta: Erlangga.
Kamanto, S. (1993). Pengantar sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Ritzer, G. (1992). Sosiologi: Ilmu pengetahuan berparadigma ganda (A. Alimandan, Trans.). Jakarta: Rajawali Pers.
Sofyan, M. (1999). Agama dan kekerasan dalam bingkai reformasi. Yogyakarta: Media Pressindo.
Soekanto, S. (1997). Sosiologi: Suatu pengantar (24th ed.). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v4i3.5168
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |
