Wayang Existence in The Islamization for Traditional Javanese People
Abstract
Wayang merupakan salah satu wujud budaya masyarakat Jawa yang pada mulanya merupakan pemujaan agama lokal. Wayang memiliki dimensi spiritualitas yang bertemu dengan estetika budaya. Artikel ini memfokuskan pada bagaimana wayang digunakan sebagai media dakwah dalam rangka penyebaran agama Islam khususnya di pulau Jawa dan nilai-nilai keutamaan yang terdapat dalam cerita wayang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Data dalam penelitian ini berwujud informasi proses islamisasi masyarakat tradisional Jawa yang berasal dari buku, literatur, jurnal, dan surat kabar. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan deskriptif analisis. Melalui analisis data tersebut, diperoleh hasil berupa: (1) Nama-nama tokoh pewayangan mengandung makna filosofis islami; (2) Cerita pewayangan mengalami modifikasi dikemas dengan tema cerita lebet yang memuat konten islami/ketuhanan; (3) Cerita pewayangan yang dimodifikasi para walisanga mengandung nilai keutamaan, yakni: nilai religius, nilai kepemimpinan, dan nilai kemanusiaan atau sosial.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amir, H. (1994). Nilai-nilai etis dalam wayang. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Akhyanto, N., & Suwardi, A. (1988). Perspektif wayang dalam pertumbuhan kebudayaan nasional. Cakrawala Pendidikan, 7(1), 92–111.
Astiyanto, H. (2012). Filsafat Jawa: Menggali butir‑butir kearifan lokal. Yogyakarta: Warta Pustaka.
Endraswara, S. (2011). Kebatinan Jawa: Laku hidup utama meraih derajat sempurna. Yogyakarta: Lembu Jawa.
Hariwidjoyo, A. (2011). Wayang dan karakter manusia. Yogyakarta: Absolut.
Hersapandi. (1999). Wayang Wong Sriwedari: Dari seni istana menjadi seni komersial. Yogyakarta: Yayasan untuk Indonesia.
Husda, H. (2016). Islamisasi Nusantara (analisis terhadap diskursus para sejarawan). Adabiya, 18(35), 17–29.
Junaidi. (2011). Wayang sebagai media pendidikan budi pekerti bagi generasi muda. Yogyakarta: Arindo Nusa Media.
Kridalaksana, H. (2001). Kamus linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lisbijanto, H. (2013). Wayang. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Masitoh, S. (2016). The Quest of The Islamic Archipelago Inheritance through The Javanese Living Folklore. el Harakah: Jurnal Budaya Islam, 18(1), 19 - 27. https://doi.org/10.18860/el.v18i1.3499
Masroer, C. J. B. (2015). Spiritualitas Islam dalam budaya wayang kulit masyarakat Jawa dan Sunda. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 9(1), 38–61.
Muqoyyidin, A. (2012). Dialektika Islam dan Budaya Lokal dalam Bidang Sosial sebagai Salah Satu Wajah Islam Jawa. el Harakah: Jurnal Budaya Islam, 14(1), 18-33. https://doi.org/10.18860/el.v0i0.2197Novayani, I. (2017). Islamisasi ilmu pengetahuan menurut pandangan al‑Attas dan implikasi terhadap lembaga pendidikan International Institute of Islamic Thought Civilization. Al-Muta’aliyah, 1(1), 74–89.
Nurgiantoro, B. (2011). Wayang dan pengembangan karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 18–34. https://doi.org/10.21831/jpk.v1i1.1314
Posha, B. Y. (2015). Perkembangan Islam di Indonesia pasca kemerdekaan. Jurnal Historia, 3(2), 75–82.
Purwanto, S. (2018). Pendidikan nilai dalam pagelaran wayang kulit. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 101–130. https://doi.org/10.21274/taalum.2018.6.1.1-30
Rahman, A. R. (2017). Perkembangan Islam di Indonesia masa kemerdekaan (suatu kajian historis). Lensa Budaya: Journal of Cultural Sciences, 12(2), 117–125.
Soetarno. (2008). Pertunjukkan wayang dalam era global. Jurnal Resital, 9(2), 118–128.
Susanti, M., & Wahyuni, S. (2017). Analisis kebutuhan model media audio cerita wayang bagi remaja. Jurnal Perkommas, 2(1), 29–42.
Sutardjo, I. (2006). Serpihan mutiara pertunjukkan wayang. Surakarta: Jurusan Sastra Daerah, Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS.
Sutardjo, I. (2008). Kajian budaya Jawa. Surakarta: Jurusan Sastra Daerah, Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS.
Tim Redaksi. (2011). Wayang sebagai media komunikasi tradisional dalam diseminasi informasi. Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik.
Wardani, N. E., & Widiyastuti, E. Jenis-jenis teater wayang di Surakarta. Surakarta: UNS Press.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v21i1.6279
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

