Understanding of Political Culture in Citizen of Muslimat NU in East Java
Abstract
Dalam konteks kegiatannya, sejak Muslimat NU didirikan memiliki kegiatan yang sama yang disebut kegiatan keagamaan, yang meliputi (1) manaqiban (2) dibaan, (3) reboan, (3) Ikatan Haji Muslimat , (4) kegiatan pengajian dengan tema seputar rukun Islam. Tetapi ada fenomena pergeseran pemahaman elit dan anggota Muslim NU dari kegiatan-kegiatan di atas ke tema-tema gerakan dakwah politik, terutama di tempat di mana penelitian dilakukan. Kegiatan-kegiatan Muslimat NU yang telah dilakukan tidak hanya sebagai kegiatan rutin, tetapi untuk peran yang lebih luas dari Muslimat NU pada umumnya dan anggotanya untuk menduduki posisi strategis di pemerintahan atau anggota legislatif. Dari fenomena di atas, tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: untuk memahami budaya dan pemahaman politik pada warga Muslimat NU di Jawa Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Model Analisis Interaktif Miles, Hubermen, Saldhana.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aboebakar. (1957). Sedjarah hidup KH A. Wahid Hasyim. Djakarta: Panitia Buku Peringatan Alm. KH.A.Wahid Hasyim.
Babbie, E. (2014). The basics of social research (6th ed.). Belmont, CA: Wadsworth Cengage.
Budiardjo, M. (2012). Dasar-dasar ilmu politik (Edisi revisi, cet. ke-5). Jakarta: Gramedia.
Creswell, J. W. (2009). Research design: Qualitative, quantitative and mixed methods approaches. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (1994). Handbook of qualitative research. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Fadeli, S., & Subhan, M. (2007). Antologi NU: Sejarah, istilah, amaliah, uswah. Surabaya: Khalista bekerjasama dengan Ta’lif Wan Nasyr (LTN NU) Jawa Timur.
Haris, M. (2015). Partisipasi politik NU dan kader Muslimat dalam lintas sejarah. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, 15(2), 283–308. https://doi.org/10.21154/altahrir.v15i2.229
Ishomuddin. (2006). Agama dan budaya: Membaca perspektif dalam keberagamaan. Malang: UMM Press.
Kantaprawira, R. (1988). Sistem politik Indonesia: Suatu model pengantar. Jakarta: Sinar Baru.
Lalzawnga, R. (2018). Interest articulation and political process: A study of the role of pressure groups in Mizoram (Doctoral dissertation, Mizoram University). Retrieved from https://shodhganga.inflibnet.ac.in/handle/10603/321539
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Patton, M. Q. (1980). Qualitative evaluation method. Beverly Hills, CA: Sage Publications.
Pye, L. W., & Verba, S. (2015). Political culture and political development. Princeton, NJ: Princeton University Press.
Ridwan, N. K. (2008). NU dan neoliberalisme: Tantangan dan harapan menjelang satu abad. Yogyakarta: LKiS.
Ritzer, G. (1992). Sosiologi: Ilmu pengetahuan berparadigma ganda (Alimandan, Penyadur). Jakarta: Rajawali Press.
Ritzer, G. (1988). Sociological theory (2nd ed.). New York: Knopf.
Ritzer, G. (2014). Teori sosiologi modern (Tri Wibowo, Trans.). Jakarta: Kencana.
Ritzer, G., & Goodman, D. J. (2005). Teori sosiologi modern (Alimandan, Trans.). Jakarta: Prenada Media.
Rosdi, M. S. B. M. (2015). Conceptualization of Islamic political economy. American International Journal of Social Science, 4(4), 71–77. Retrieved from https://www.aijssnet.com/journals/Vol_4_No_4_August_2015/9.pdf
Sjadzali, M. (1990). Islam dan tata negara: Ajaran, sejarah dan pemikiran. Jakarta: UI Press.
Soeprapto, H. R. R. (2002). Interaksionisme simbolik: Perspektif sosiologi modern. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wijaya, A. (1982). Budaya politik dan pembangunan ekonomi. Jakarta: LP3ES.
Zaenuri, A. (2015). Peran Nahdlatul Ulama sebagai partai politik tahun 1952–1973 di Pasuruan. In Mengawal peradaban: Sebuah pemikiran seputar pluralisme, pendidikan, sosial dan budaya (pp. [halaman tidak dicantumkan]). Yogyakarta: Trussmedia Grafika.
Zuhri, H. S., et al. (1979). Sejarah Muslimat Nahdlatul Ulama. Jakarta: PP Muslimat NU.
DOI: https://doi.org/10.18860/el.v21i2.7398
Editorial Office: Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang This work is licensed under a CC-BY-NC-SA. | Phone: +6282333435641 |

